Sponsors Link

Filler Hidung – Manfaat, Biaya, Dampak dan Resiko

Sponsors Link

Filler hidung merupakan teknik dalam dunia kecantikan untuk mendapatkan bentuk hidung yang diharapkan. Trend di zaman sekarang ini, kecantikan adalah hal yang wajib diperjuangkan. Mulai dari kecantikan kulit, kecantikan tubuh, kecantikan wajah, hingga kecantikan bagian-bagian wajah termasuk juga hidung sangatlah pentik untuk diperhatikan. Tidak cukup hanya dengan melakukan perawatan dari luar, upaya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan cantik lagi terus dilakukan. Hidung merupakan bagian tubuh yang cukup sering untuk diputuskan menjalani filler.

ads

Jenis filler untuk kecantikan sangat banyak macamnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya filler hidung adalah upaya penyuntikan zat asam ke bawah lapisan kulit hidung. Upaya perawatan kecantikan dengan filler ini memiliki beberapa manfaat, dampak, dan juga harga yang cukup besar. Namun, teknik filler hidung ini adalah salah satu cara yang cukup mudah dan instan untuk memperbaiki wajah anda tanpa harus melakukan operasi plastik.

Manfaat Filler Hidung untuk Kecantikan

Bagian hidung merupakan bagian pada wajah yang cukup tinggi permintaannya untuk dilakukan filler. Hidung menempati peringkat kedua setelah dagu. Bagian wajah lain seperti pipi, bibir,  dan jidat juga sering dilakukan filler untuk mendapatkan hasil yang lebih menarik. Mengapa masyarakat Indonesia banyak melakukan filler hidung? Berikut ini beberapa manfaat dari filler hidung yang dapat anda miliki.

  1. Menambah volume hidung

Bentuk hidung yang terlalu kecil biasanya akan membuat keseimbangan wajah terlihat kurang bagus. Hal ini juga dapat membuat wajah seperti terlihat rata, terutama dari sisi samping profil wajah. Hidung dengan volume yang pas adalah hidung yang terlihat memiliki garis yang menghubungkan antara bagian jidat hingga mulut. Filler hidung merupakan salah satu cara untuk mendapatkan volume hidung yang pas. Oleh karena itulah, upaya melakukan filler dengan menyuntikan zat asam hialuronat yang alami dan aman digunakan untuk tubuh ke bagian hidung kemudian menjadi populer. Hidung yang telah dilakukan filler akan memiliki bentuk seperti yang diharapkan jika dilakukan dengan tepat. Namun, perhatikanlah tempat anda memutuskan melakukan filler hidung. Pastikan tempat tersebut aman dan terpercaya.

  1. Meninggikan hidung

Masyarakat Indonesia pada umumnya memang memiliki tulang hidung yang tidak terlalu tinggi. Bahkan mayoritas hidung memiliki tulang hidung yang kecil. Hal ini kemudian membuat profil wajah menjadi kurang menarik. Hidung dengan tulang yang tinggi sangat menjadi idaman setiap orang. Laki-laki ataupun perempuan akan terlihat lebih menarik dengan bentuk hidung yang tinggi. Salah satu cara yang dapat anda lakukan untuk mendapatkan hidung dengan tulang yang terlihat tinggi adalah dengan melakukan filler. Filler ini disuntikkan pada bagian atas di mana tulang hidung berada. Kemudian filler tersebut akan mengisi hidung anda untuk memberikan bentuk maksimal yang dapat diberikan. Misalnya untuk membuat hidung terlihat lebih tinggi adalah salah satu manfaat dari filler hidung yang paling mudah didapatkan.

  1. Melancipkan hidung

Jika sudah memiliki hidung yang cukup mancung, mungkin masih ada dari kita yang merasa hidung mancung ini terlalu lebar. Hidung yang lebar akan membuat keseimbangan wajah juga dapat terganggu. Filler hidung dapat menyelesaikan masalah ini dengan memberikan bentuk lancip pada hidung anda. Melancipkan hidung dengan menggunakan filler biasanya akan dilakukan dengan menyuntikkan zat asam hialuronat ke bagian sisi kanan dan kiri dari hidung anda. Tanpa disadari penyuntikan ke dua sisi hidung ini juga memungkinkan untuk menyeimbangkan hidung anda yang mungkin sebelumnya kurang seimbang. Lebih lanjut, anda pun akan mendapatkan hidung lancip anda yang dapat menambah daya tarik serta kecantikan dari wajah anda.

 

Sponsors Link

  1. Mengencangkan kulit di bagian hidung

Semakin beranjaknya usia, kulit juga akan mengalami proses penuaan. Salah satu ciri kulit yang mengalami penuaan adalah, kulit menjadi kendor, turun, dan tidak kencang seperti semula lagi. Hal ini tentu dapat mengurangi kecantikan wajah anda secara keseluruhan. Salah satu cara untuk mengembalikan kekencangan kulit adalah dengan melakukan filler di beberapa bagian wajah, termasuk juga di bagian hidung. Filler yang dilakukan di bagian hidung dapat mengencangkan kulit di seluruh bagian hidung dan memberikan efek hingga ke seluruh bagian wajah. Menggunakan filler yang disuntikkan ke bagian wajah ini, kulit wajah akan kembali terangkat dan terisi sehingga tidak lagi kendor dan mengurangi kecantikan anda.

 

Dampak dan Resiko Setelah Melakukan Filler Hidung

Setiap upaya untuk mempercantik diri tentu memiliki resiko. Seperti itu juga filler yang dilakukan di beberapa bagian wajah akan memiliki dampak dan resiko. Dalam menghadapi dampak serta resiko pasca penyuntikan filler dibutuhkan ketenangan dan pengetahuan yang cukup. Oleh karena itu, berikut ini beberapa daftar dari dampak dan resiko yang mungkin harus anda hadapi setelah melakukan filler.

  1. Wajah Membengkak dan Berwarna Kemerahan

Dampak dan resiko yang paling umum terjadi adalah bagian wajah yang membengkak dan kemerahan. Jenis dampak ini cukup sering terjadi dan dapat diatasi dengan berkomunikasi serta berkonsultasi dengan dokter yang melakukan filler. Akan tetapi, jangan sepelekan jika bengkak dan warna merah di wajah tidak juga kunjung hilang. Mungkin saja telah terjadi infeksi ataupun pembekuan darah sehingga wajah terus membengkak. Hal umum ini dapat berubah menjadi berbahaya jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Oleh karena itu, untuk menghindari hal ini terjadi ada baiknya dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kesehatan anda dan apa efek yang mungkin terjadi pada diri anda. Jika sebelumnya telah dilakukan, maka tentunya efek ini sudah dapat diperkirakan dan dipersiapkan cara penanggulangannya yang tepat.

  1. Wajah Terasa Nyeri dan Gatal

Setelah melakukan filler di bagian wajah, rasa nyeri dan gatal seringkali akan muncul. Hal ini dapat berarti proses adaptasi dalam menuju penyembuhan luka suntikan, namun juga dapat berarti terjadi reaksi antara filler dengan kulit anda. Reaksi ini harus diperhatikan dengan baik. Jika rasa nyeri dan gatal sudah tidak tertahankan, ada baiknya anda segera menemui dokter yang menyuntikkan filler untuk anda. Jika memang terjadi reaksi antara zat asam dengan kulit, maka dibutuhkan obat yang dapat menetralkannya. Jika tidak dilakukan dengan cepat, maka reaksi gatal akan semakin melebar dan mengancam kesehatan kulit anda. Oleh karena itu, tetaplah berkomunikasi dengan dokter anda setelah filler dilakukan untuk mendapatkan pertolongan secepatnya jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Terjadi Reaksi Alergi

Alergi juga merupakan salah satu reaksi yang paling umum terjadi setelah melakukan filler di bagian wajah. Alergi kali ini tidak hanya muncul dalam bentuk rasa gatal. Lebih parah, alergi dapat dirasakan dengan munculnya bercak-bercak berwarna putih di area di mana penyuntikan filler dilakukan. Kemungkinan lebih besar, di sekitar daerah penyuntikan pun mengalami pembengkakan yang memiliki perubahan warna. Jika alergi sudah semakin menunjukkan tanda yang parah, maka kondisi ini harus segera ditangani oleh dokter. Mintalah bantuan dokter untuk memberikan pereda alergi dan pastikan untuk menjalani proses perawatan pasca filler dengan rutin. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan terjadi efek alergi yang lebih besar dan membahayakan pasien.

  1. Terjadi Kebutaan

Saat melakukan penyuntikan asam hialuronat, mungkin terjadi kekeliruan yang mengakibatkan saraf penglihatan dapat terdampak. Saraf penglihatan khususnya sangat dekat dengan posisi hidung dan mungkin akan berada di sekitar hidung yang akan diinjeksi. Injeksi zat tersebut yang tidak dilakukan oleh profesional dapat menyebabkan saraf penglihatan rusak dan terjadi kebutaan. Dampak dan resiko ini adalah tergolonng dampak yang paling berbahaya. Langkah untuk pencegahannya pun hanya satu, yaitu memastikan bahwa anda mempercayakan proses filler hidung anda pada orang yang tepat dan dengan pengalaman yang telah diakui keberhasilannya.

  1. Terjadi Keracunan Darah

Proses penyuntikan zat asam hialuronat ke bawah lapisan kulit tentu akan menjadikan pertemuan antara zat tersebut dengan darah. Tidak semua orang memiliki reaksi yang sama terhadap hal ini. Jika reaksi yang dihasilkan tidak baik, maka mungkin saja seseorang tersebut akan mengalami keracunan darah. Tanda-tanda seseorang mengalami keracunan darah utamanya adalah sesak nafas seperti kekurangan oksigen. Jika gejala gejala awal ini sempat anda alami setelah melakukan proses filler, segeralah meminta bantuan dari pihak dokter untuk meminimalisir resiko kesehatan yang lebih besar.

ads
  1. Mengalami Gejala Stroke

Gejala stroke akibat dari filler pada bagian wajah merupakan satu lagi dampak dan resiko filler yang cukup membahayakan. Akibat ini dapat terjadi jika filler yang dilakukan tidak menggunakan jenis filler yang aman dan alami serta cocok dengan tubuh anda. Ciri-ciri wajah yang merasakan kebas, dan mulut yang kesulitan untuk berbicara, merupakan beberapa tanda bahwa filler yang anda lakukan telah menyebabkan anda mengalami gejala stroke. Satu-satunya cara untuk mengatasi keadaan ini adalah dengan mengonsultasikan keadaan dan gejala-gejala yang anda alami kepada dokter dan pihak praktisi yang menyuntikan filler anda. Proses cepat tanggap dalam menghadapi masalah ini dapat membantu anda untuk meminimalisir resiko yang lebih besar dapat terjadi.

  1. Mengalami Sakit Kepala

Sakit kepala setelah melakukan filler di bagian wajah dapat didiagnosa sebagai efek paska tindakan. Namun, anda harus memiliki level sakit kepala yang wajar dan tidak wajar. Jika sudah sakit hingga melebihi batas wajar, maka mungkin saja sakit kepala tersebut merupakan dampak membahayakan dari filler hidung yang anda lakukan. Cara penanggulangan pertama yang dapat anda lakukan adalah mengonsumsi obat pereda sakit kepala dengan anjuran dan pengetahuan dari dokter atau praktisi yang melakukan filler hidung anda. Jika rasa sakit tidak kunjung berkurang, maka anda perlu melakukan komunikasi lebih lanjut dengan mengunjungi praktisi filler tersebut. Jelaskan sakit kepala yang anda rasakan dan mintalah penanggulangan. Semakin cepat anda menyadari keanehan dari paska filler, maka semakin cepat pula anda dapat pulih dan kembali beraktifitas dengan hidung anda yang lebih cantik.

  1. Pendarahan setelah Filler

Proses filler yang dilakukan bukan oleh seorang professional dapat beresiko terjadi kesalahan yang dapat menyebabkan pendarahan. Misalnya saja pendarahan akibat volume filler yang dimasukkan tidak sesuai dan melukai bagian kulit anda. Hal ini tentu sangat berbahaya dan sangat tidak bertanggung jawab jika pihak praktisi filler tidak mengkomunikasikan bagaimana cara penanggulangannya. Oleh karena itu, ada baiknya bagi anda yang baru saja melakukan filler untuk melakukan perawatan inap di lokasi atau rumah sakit tempat filler anda dilakukan. Hal ini penting untuk memastikan pertolongan pertama tersedia jika pendarahan benar terjadi paska filler hidung.

Berikut tadi beberapa dampak dan resiko dalam melakukan filler hidung. Jika anda masih tertarik dan percaya bahwa praktisi filler anda sudah berpengalaman, maka tentu anda ingin mengetahui informasi mengenai harga dan biaya yang harus dilakukan untuk melakukan filler hidung. Pada bagian selanjutnya akan dibahas mengenai harga dan biaya filler hidung.

Harga dan Biaya yang Perlu Dikeluarkan untuk Filler Hidung

Wajah dan tubuh yang cantik tentu tidak dapat dihasilkan dengan cuma-cuma. Kecantikan dan keindahan wajah khususnya membutuhkan biaya perawatan yang sangat banyak. Selain biaya perawatan, biaya perbaikan dan pemaksimalan kecantikan wajah juga diketahui memakan biaya yang cukup banyak. Proses filler misalnya merupakan salah satu teknik kecantikan yang cukup membutuhkan biaya.

Filler dilakukan dengan instan namun dengan resiko yang juga cukup tinggi. Oleh karena itu, pelaksanaannya pun memakan biaya yang cukup banyak. Besar biaya untuk proses filler berbeda-beda tergantung di bagian mana filler akan dilakukan. Filler yang dilakukan pada bagian hidung memiliki harga yang cukup besar karena popularitasnya.  Hal ini terjadi sebagai pembuktian ilmu ekonomi di mana semakin tinggi permintaan, semakin tinggi juga harga yang harus dikeluarkan. Permintaan filler hidung di Indonesia sangat tinggi jumlahnya, jadi walaupun filler yang dilakukan tidak sebesar filler di bagian lain tetap saja harganya menjadi lebih mahal dari filler jenis lain.

Harga dan biaya yang perlu dilakukan untuk melakukan filler berkisar antara Rp6.000.000 hingga Rp10.000.000. Harga ini bergantung pada di mana dan oleh siapa anda melakukan filler. Semakin terpercaya pelayanan dan kualitasnya biasanya juga akan menghasilkan harga yang semakin mahal. Harga ini juga belum termasuk biaya lain mulai dari tahap konsultasi hingga tahap perawatan. Setelah melakukan filler tentu anda tidak bisa lepas dari perawatan, jika tidak ingin bentuk filler hidung anda menjadi tidak karuan. Oleh karena itu, biaya perawatan filler selama masih anda gunakan mungkin akan menjadi lebih mahal dari biaya filler itu sendiri nantinya.

Tips Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Filler Hidung

Nah bagi anda yang sudah mengetahui manfaat, resiko, serta biaya yang harus dikeluarkan dalam proses filler hidung, sekarang tentu saatnya anda mengetahui apa anda yakin ingin melakukan filler atau tidak? Jika anda sudah yakin, maka berikut ini tips bermanfaat yang dapat anda jadikan pedoman dalam melakukan persiapan sebelum melakukan filler hidung. Tips ini sangat penting untuk menuntun anda dalam memilih praktisi filler yang tepat dan aman juga terpercaya.

  • Pilihlah praktisi filler yang berpengalaman dan terpercaya

Praktek filler dapat dilakukan oleh siapa saja dan mungkin saja orang tersebut merupakan oknum yang tidak berpengalaman dan tidak dapat mempertanggungjawabkan tindakannya. Jika anda ingin mendapatkan hasil filler yang sukses dan aman, maka pastikanlah untuk mempercayakannya pada praktisi seperti dokter kecantikan, dokter bedah, dan perawat yang sudah memiliki izin dan pengalaman. Ketidak hati-hatian dalam memilih praktisi filler dapat membahayakan nyawa anda. Oleh karena itu, pilihlah praktisi filter yang paling terpercaya dalam praktek dan pekerjaannya.

 

  • Perhatikan lokasi atau tempat praktek filler yang higienis

Anda dapat menentukan profesionalitas dari praktisi yang akan melakukan filler dari tempat atau lokasi prakteknya. Pilihlah lokasi praktek yang terletak di ruang muka publik secara terbuka. Lihatlah juga nomor surat izin praktek yang tertera pada lokasi. Perhatikan apakah lokasi dijaga kebersihannya. Anda juga dapat memperhatikan apakah lokasi tersebut melakukan penyimpanan terhadap alat-alat filler dengan tepat. Cara yang paling aman dalam menentukan lokasi yang terpercaya melakukan filler, tentunya adalah dengan melakukan filler di rumah sakit ataupun di klinik dengan dokter kecantikan ternama.

Sponsors Link

  • Berkonsultasilah terlebih dahulu mengenai jenis filler yang digunakan

Praktisi filler yang tepat dan terpercaya tentunya akan memberikan waktu kosultasi bagi calon pasiennya. Konsultasi ini dilakukan untuk menentukan kondisi kulit wajah dan kecocokannya dengan zat filler yang akan disuntikkan. Konsultasi juga dapat diisi dengan komunikasi antara calon pasien dengan praktisi mengenai alasan ingin dilakukannya filler. Komunikasi yang terjadi dengan baik ini dapat menghasilkan wajah setelah filler yang lebih sesuai harapan dan tidak menemui resiko berbahaya. Seperti yang mungkin juga telah diketahui banyak orang, jenis filler tersedia dalam banyak macam. Oleh karena itu, pasien berhak mendapatkan informasi mengenai jenis filler apa yang akan disuntikkan ke dalam kulitnya.

  • Pastikan dampak dan resiko telah dikomunikasikan terlebih dahulu

Melakukan filler di bagian wajah akan menimbulkan banyak resiko. Beberapa resiko yang umum terjadi sudah dijelaskan dalam daftar sebelumnya. Sayangnya, praktisi filler seringkali tidak menjelaskan dampak dan resiko ini. Oleh karena itu, anda sebagai pihak yang akan menerima layanan filler penting untuk menanyakan dan mengkomunikasikan mengenai dampak dan resiko ini terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa praktisi memiliki pengetahuan yang cukup dan dapat bertanggungjawab jika terjadi keadaan yang di luar dugaan. Jika praktisi anda tidak menjelaskan dampak dan resiko, maka anda berhak menanyakan. Praktisi yang tidak terbuka mengenai dampak dan resiko dapat anda pertimbangkan untuk tinggalkan. Hal ini menandakan praktisi tidak peduli terhadap dampak dan resiko atau sama sekali tidak tahu.

  • Hindari konsumsi obat-obatan tertentu

Konsumsi obat-obatan seperti aspirin, obat anti radang, dan obat pengencer darah, bahkan vitamin dapat membuat proses filler anda terganggu. Gangguan ini bahkan mungkin menjadi sangat berbahaya jika sebelumnya pasien mengonsumsi obat-obatan yang disebutkan di atas. Pastikan untuk memperhatikan hal ini dan mengkonfirmasinya lagi ke dokter atau praktisi filler anda. Pastikan juga untuk menjaga kesehatan, karena tubuh yang fit dapat mencegah ancaman penyakit yang dapat muncul saat proses filler dilakukan. Khusus untuk konsumsi obat anti virus masih dapat dikonsumsi. Hal ini dilakukan atas saran dan resep dokter untuk mencegah mnculnya wabah virus yang menjangkiti pasien setelah melalui proses filler.

 

Itulah tadi beberapa informasi dan fakta mengenai filler hidung. Pada dasarnya filler hidung memiliki banyak manfaat untuk menunjang kecantikan anda. Namun, kehati-hatian dalam pelaksanaan tidak boleh anda kesampingkan. Hal ini dapat menimbulkan resiko yang membahayakan hidup anda jika tidak berhati-hati.

, , , ,




Oleh :
Kategori : Kecantikan