Ladies Wajib Tahu 2 Tips Memilih Baju untuk Interview Kerja Pertama Kali

19

Wawancara atau kebanyakan orang menyebutnya dengan istilah asing yakni interview merupakan tahap yang krusial bagi Anda para pencari pekerjaan. Maka dari itu saat menjalani wawancara banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari dokumen tentang biodata diri seperti CV, portofolio atau piagam yang menunjukan Anda punya bakat.

Dan yang paling penting adalah penampilan dengan cara menjadi wanita yang enak dilihat. Kalau sampai salah pilih, maka yang terjadi kesan pertama HRD sudah antipati. Oleh sebab itu, siapkan pakaian terbaik yang Anda miliki saat wawancara.

Dan jika Anda masih bingung harus berpakaian seperti apa, berikut tips memilih baju untuk interview kerja.

    1. Warna Pakaian

Hal yang paling sepele dan seringkali diabaikan oleh banyak orang adalah dalam hal memilih warna pakaian. Hal ini berpengaruh pada karakter Anda yang akan ditonjolkan ke HRD.

  • Warna terang merupakan salah satu cara berpenampilan menarik untuk wanita yang cenderung kontras sehingga akan mengesankan Anda memiliki karakter kuat dan dominan.
  • Warna lembut serta pastel memiliki dampak bahwa Anda cenderung orang yang bisa dipercaya.
  • Warna biru merupakan warna yang paling aman saat wawancara, karena warna netral. Dengan memakai warna biru, Anda terkesan orang yang bertanggung jawab, berkompeten dan mempunyai kepercayaan diri yang kuat.
  • Warna merah merupakan warna baju wanita yang disukai pria, cocok untuk orang-orang yang percaya diri dengan sifat kepempinan yang begitu kuat. Tetapi untuk warna merah pilih yang agak gelap.

Maka dalam memilih warna harus benar-benar diperhatikan agar tidak salah dalam memberikan kesan kepada HRD. Dan jangan berlebihan dalam memadupadankan warna.

    1. Style Berpakaian

Kebanyakan orang saat wawancara memilih cara berpakaian setelan bisnis, padahal tidak selalu baik karena bisa mengesankan berlebihan. Dan bagi perempuan, cara berpakaian terlalu feminin juga cenderung kurang disukai sehingga perlu tips memilih dress sesuai bentuk tubuh, hal ini dikarenakan HRD akan menilai Anda tidak punya sifat kepemimpinan.

Maka hindari kedua cara berpakaian tersebut. Selain itu, cara berpakaian juga harus disesuaikan dengan pekerjaan yang akan dilamar. Jika Anda akan menjadi sekretaris, maka pakaian yang digunakan kebanyakan ada tambahan blazer serta rambut harus tertata rapi.

Cara berpakaian akan berbeda jika melamar posisi jurnalis atau pekerja kreatif, maka tidak disarankan memakai blazer, hal ini dikarenakan para pekerja tersebut mempunyai gaya berpakaian yang casual seperti kemeja dengan sepatu kets dan dipadukan dengan celana kain atau jeans.

Keterbalikan dari para pekerja kreatif adalah saat melamar di bidang keuangan. Maka Anda harus berpakaian dengan corak yang konservatif dan professional. Pakaian yang bisa dikenakan adalah celana panjang atau rok hitam gelap.

Dan bisa dipadukan dengan blus putih atau warna lembut lainnya. Untuk celana juga harus yang formal, tidak ketat tetapi yang pas dengan kaki Anda.

Gaya berpakaian dengan model baju kekinian untuk wanita remaja juga akan Anda gunakan ketika melamar di dunia fashion. Dalam dunia ini kesalahan yang sering dilakukan adalah berpakaian edgy atau update dengan tren.

Padahal Anda cukup memakai gaya yang sesuai estetika brand perusahaan tersebut. Dan jangan sampai berlebihan seperti bak model yang ada di panggung runway.