Inilah 8 Kuliner Khas Bulan Ramadan Di Indonesia Yang Wajib Kalian Coba

28

Bulan Ramadan merupakan bulan yang selalu dinantikan oleh kaum muslim di dunia khususnya di Indonesia. Ada banyak hal yang dirindukan di bulan yang penuh berkah ini.

Salah satunya adalah kuliner-kuliner yang hanya ada di bulan ramadan ataupun kuliner yang mudah sekali ditemukan hanya saat bulan ramadan.

Meskipun seringnya ditemukan hanya bulan ramadan, ladies bisa membuatnya sendiri lho di rumah untuk aktivitas seru di bulan ramadan dengan buah hati. Berikut kuliner khas ramadan di Indonesia

    1. Pisang Ijo

Siapa sih yang belum mengenal menu ini? Pesona warna hijau pada kuliner ini tak dapat ditolah baik anak-anak maupun orang-orang dewasa. Ya, pisang hijau atau biasa dikenal dengan nama pisang ijo.

Pisang Ijo merupakan salah satu makanan khas dari Makassar. Pisang Ijo sendiri terbuat dari pisang raja atau pisang kapok kemudian dibungkus dengan lembaran dadar yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diberi pewarna hijau dari daun pandan atau daun suji.

Pisang ijo ini dapat Bunda buat dengan buah hati Bunda karena merupakan salah satu cara membuat takjil sederhana di rumah.

    1. Kue Bingka

Kue Bingka adalah salah satu kuliner dari Banjarmasin. Kue Bingka memiliki bentuk menyerupai bunga berkelopak enam.

Bahan pembuatannya antara lain tepung terigu, santan, gula pasir, dan garam. Kue Bingka memiliki berbagai rasa seperti pandan, nangka,keju, dan coklat.

    1. Bubur Kampiun

Bubur Kampiun merupakan hidangan yang berasal dari Sumatera Barat. Isi dari Bubur Kampiun beragam antara lain, bubur sumsum, kolak ubi, pisang, candil, bubur delima, dan ketan. Seluruh bahan kemudian disiram dengan santan dan gula merah cair. Bubur kampiun ini cocok sekali sebagai hidangan pemula saat buka bersama bersama keluarga.

Membuat bubur kampiun bersama anak perempuan bunda akan terasa menyenangkan karena bahan-bahan yang digunakan mudah ditemukan dan bisa menjadi salah satu cara menjadi ibu yang menyenangkan saat ibu bisa memasak seru-seruan dengan buah hati ibu.

4. Kicak

Kicak merupakan menu Ramadhan dari Yogyakarta. Makanan ini terbuat dari beras ketan atau singkong parut yang dibentuk menyerupai gemblong dengan menambahkan parutan kelapa dan potongan nangka diatasnya.

Kicak merupakan menu tradisional yang banyak ditemukan di pasar-pasar tradisional. Rasa dan warna yang khas kicak ini akan membuat selera makan Anda menjadi bertambah dengan ditambahkan saus gula merah diatas menu ini.

5. Bangka Kopyor

Terdengar seperti minuman yang menyegarkan, bangka Kopyor merupakan kuliner khas dari Gresik. Makanan khas ini terbuat dari tepung terigu, daging kelapa muda, pisang, nangka, santan, serta roti tawar. Jajanan ini banyak ditemukan di pinggiran-pinggiran jalan hingga restoran.

6. Tahu Gimbal

Tahu Gimbal berasal dari Semarang. Tahu Gimbal merupakan menu berbuka yang banyak dicari di Semarang, makanan ini dibuat dari campuran tahu goreng, ketupat, dan telur yang kemudian dicampur dengan bumbu kacang.

Bunda juga dapat membuatnya di rumah sendiri sebagai inspirasi menu berbuka untuk nutrisi puasa si kecil karena mengandung protein nabati dari tahu dan protein hewani dari telur.

7. Tahu Telur

Jawa Timur juga memiliki makanan khasnya yaitu Tahu Telur. Makanan ini dibuat dengan campuran telur dadar, tahu goreng, dan petis. Tahu Telur ini memiliki rasa pedas dan manis.

Biasanya akan ditambahkan kecambah dan daun seledri sebagai pelengkap agar rasa dari sajian ii semakin lengkap. Tahu telur ini bisa Bunda masukkan dalam daftar makanan sehat untuk sahur dan berbuka puasa karena rasanya yang tidak membuat bosan dan bernutrisi.

8. Es Teler

Minuman satu ini mudah ditemukan tidak hanya pada bualan ramadan saja. Saat bulan ramadan tiba, minuman ini akan banyak menjamur dimana-mana. Ya, es teler. Es Teler pertama kali dipopulerkan di Jakarta.

Minuman ibu kota ini berisi campuran dari apel, melon, papaya, alpukat, agar-agar, es, dan susu kental manis. Minuman menyegarkan yang kaya akan buah-buahan ini akan sangat cocok sebagai menu pembuka buka puasa sebagai penghilang dahaga.

Nah, menu-menu tersebut mudah sekali dibuat sendiri di rumah maupun dicari pada saat bulan ramadan tiba. Sehingga, saat mom sibuk dengan kegiatan sehari-harinya, dapat dibeli di pinggir-pinggir jalan maupun di restoran.