Moms, Beginilah 3 Cara Mengenali ASD ( Autism Spectrum Disorder) Pada Anak Sejak Dini

57

Sebagai seorang ibu, kaum wanita dituntut untuk bisa menjalankan peran serta kewajibannya dengan baik, menerapkan cara menjadi wanita yang sabar dan penyayang merupakan hal yang penting dalam berumah tangga.

Bukan hanya itu, sebagai seorang ibu kamu juga dituntut untuk mengetahui cara melatih kesabaran menghadapi anak jika memang kamu sudah mempunyai anak.

Fungsi ibu dalam keluarga juga sangatlah penting, mengingat tanggung jawab ibu terhadap anak sangatlah besar terutama dalam hal mendidik anak. Mengawasi setiap tumbuh kembang anak juga menjadi tanggung jawab ibu terhadap anak yang tidak bisa dilupakan, ibu harus bisa memahami keadaan sang anak baik dalam hal perkembangan daya ingat maupun pertumbuhan fisiknya.

Ada beberapa penyimpangan sifat pada diri anak yang perlu ibu ketahui, hal ini sangatlah penting untuk dideteksi sejak dini sehingga ibu bisa melakukan pencegahan nya dengan sesegera mungkin.

Salah satu penyimpangan sifat yang dimaksud adalah ASD ( Autism Spectrum Disorder). Autism adalah kelainan perkembangan saraf yang ditandai dengan adanya gangguan dalam interaksi sosial, perkembangan bahasa, dan komunikasi.

Ciri-ciri autisme bervariasi mulai dari yang paling ringan sampai berat sehingga anak memerlukan perhatian khusus.

Gejala autisme pada anak dapat terlihat mulai dari tiga tahun pertama awal kehidupannya. Beberapa anak menunjukan gejala autisme sejak lahir namun terdapat juga anak yang awalnya terlihat memiliki perkembangan yang normal dan gejala autisme tersebut baru terlihat pada saat usia 18 – 36 bulan.

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda adnya gejala Autisme pada anak:

1. Autism pada Bayi Usia Kurang Dari 12 Bulan

Adapun ciri-ciri adanya penyakit Autisme pada anak usia 12 bulan ini adalah : tidak ada kontak mata  ketika diajak berbicara biasanya anak tidak akan melihat atau erespon ketika diajak bicara, tidak tersenyum kembali kepada anda ketika Anda mengajaknya berbicara atau tersenyum, tidak berespon terhadap suara, tidak tertarik ketika diajak bermain bersama, anak tidak menoleh ketika namanya dipanggil.

Hal-hal tersebut merupakan gejala anak yang terkenal Autisme, jika anak Anda memiliki atau menunjukan gejala-gejala diatas maka sesegera mungkin periksakan atau konsultasikan ke dokter.

2. Gejala Autisme pada Anak Usia 16-24 Bulan

Adapun ciri-ciri adanya penyakit Autisme pada anak usia 16-24 bulan ini adalah: tidak dapat menggunakan peralatan sehari-hari seperti sikat gigi, sisir, atau mainan, tidak mengeluarkan kata-kata untuk mulai berbicara.

Pada usia 16 bulan, biasanya anak dapat mulai berbicara satu kata dan pada usia 24 bulan, anak dapat berbicara dua kata dan tidak mampu untuk mengikuti perintah. Jika anak sudah menunjukan ciri-ciri diatas maka konsultasikan hal itu ke dokter, karena hal ini haruslah segera diatasi karena jika tidak hal ini akan semakin sulit diobati dengan gejala yang semakin parah.

3. Gejala Autisme pada Anak Usia 2 Tahun Keatas

Adapun ciri-ciri adanya penyakit Autisme pada anak usia 2 tahun keatas ini yaitu, selalu menghindari kontak mata, kemampuan berbahasa yang terlambat. Anak sulit untuk memberi tahu apa yang ia butuhkan.

Beberapa anak autis bahkan tidak mampu berbicara sama sekali, dan memiliki pola berbicara yang aneh. Intonasi berbicara anak tidak sesuai atau terdengar datar. Anak sering mengulang kata yang sama, tidak memiliki ketertarikan untuk bermain dengan orang lain, tidak bisa meniru bentuk suatu benda misalnya menggambar bentuk bola, mengalami masalah dalam tingkah laku, anak menjadi hiperaktif, impulsif atau agresif.

Jika anak sudah menunjukan gejala diatas maka ibu harus segera memeriksakan nya ke dokter jarena dikhawatirkan anak akan terserang Autisme secara permanen.

Biasanya penyakit Autisme akan bisa diatasi dengan melakukan berbagai terapi secara rutin.

Itulah tadi cara mengenali anak yang terkena Autisme, semoga ibu dan keluarga selalu dalam keadaan yang baik-baik saja. Terimaksih dan semoga bermanfaat.