Moms, Kenali SIDS ( Sudden Infant Death Syndrom) Dan Cara Pencegahannya Demi Buah Hati

31

Menjadi seorang istri merupakan hal yang sangat membahagiakan, terlebih lagi jika kita bisa memberikan keturunan dalam keluarga tersebut, menjadi seorang ibu muda juga merupakan hal yang akan dirasakan oleh setiap kaum wanita lain lainnya.

Mereka dituntut untuk bisa menerapkan cara menjadi ibu rumah tangga yang baik, cara menjadi ibu dan istri yang baik, serta cara menjadi wanita yang baik untuk pasangan atau suami.

Menjadi ibu muda membuat kita harus mengetahui beberapa hal penting mengenai bayi yang baru lahir, kita bisa dengan mudah mengetahui semua caranya melalui internet dengan begitu kita juga sudah menerapkan cara menjadi ibu modern sekaligus cara menjadi ibu profesional.

Ada beberapa hal penting yang harus bu ketahui mengenai beberapa resiko yang kemungkinan akan dialami oleh bayi, salah satunya adalah SIDS. Sudden Infant Death Syndrom atau SIDS adalah satu sindrom yang menyebabkan terjadinya kematian yang tiba-tiba pada bayi.

Hal ini tentu saja sangat menakutkan dan sangat menghawatirkan bagi kaum ibu khususnya ibu muda, kasus SIDS terjadi ketika bayi berusia kurang dari 6 bulan.

6 bulan adalah batas bayi berisiko terkena SIDS, itu artinya, akan sangat kecil kemungkinan seorang bayi akan terkena SIDS setelah umur 6 bulan.

Meskipun masih belum diketahui pasti penyebabnya, berikut ini beberapa faktor risiko yang disebut-sebut menyebabkan SIDS pada bayi, yaitu: lahir prematur atau dengan berat badan rendah, usia ibu di bawah 20 tahun, memiliki banyak saudara kandung dengan jarak kelahiran yang cukup dekat, terlahir kembar plus berat badan rendah dan memiliki saudara yang pernah mengalami SIDS.

Dibawah ini akan dijalaskan bagaimana cara menghindari bayi supaya tidak terserang SIDS, yuk disimak:

1. Hindari Tidur Tengkurap

Beberapa ahli menyarankan agar bayi tidak tidur tengkurap, hal ini akan memicu terjadinya SIDS. Karena  berdasarkan pengalaman beberapa orangtua yang pernah mengalaminya, bayi yang tidur tengkurap kemungkinan besar akan terserang SIDS karena sistem pernapasan yang sewaktu-waktu bisa tertutup tanpa adanya pengawasan.

Bayi seharusnya tidur terlentang, karena hal ini bisa meminimalisir terserang SIDS, jika ibu tidak bisa menidurkan bayi sendiri katakan pada orang lain untuk menidurkan bayi secara telentang. Hindari menidurkan bayi secara miring atau tengkurap.

2. Kurangi Aksesoris di Tempat Tidur Bayi

Selain itu, ketika baby sedang tidur, hindari menaruh banyak aksesoris di dekatnya atau di tempat tidur seperti bantal, boneka, guling, dan lain sebagainya. Jangan sekali-kali meletakkan bantal untuk menahan kepala bayi, karena hal ini bisa memicu bayi terserang SIDS.

Kurangi juga untuk menaruh bantal disekitar box bayi, karena hal ini dapat menghambat sirkulasi udara sehingga bisa saja bayi tidak cukup mendapatkan oksigen.

3. Gunakan Pakaian yang Tepat Untuk Bayi

Biasanya, saat bayi tidur mereka membutuhkan posisi yang nyaman dan kondisi yang hangat tak jarang para ibu memberikan selimut untuk memberikan  kehangatan pada bayi, namun ada satu hal yang perlu ibu perhatikan.

Usahakan menghindari untuk menggendong bayi terlalu kuat saat bayi tidur, meskipun hal ini berfungsi untuk menjaga bayi agar tetap hangat namun hal ini juga bisa memicu bayi susah bergerak bahkan susah bernafas nantinya. Sehingga demi keamanan bayi hindari untuk membedong bayi dan gunakan pakaian yang biasa saja.

4. Selalu Awasi Bayi

Ketika bayi tidur, hal itu menjadi kesempatan yang bagus bagi orang tua untuk ikutan tidur, namun mulai jarang hindarilah hal tersebut. Bayi cenderung terkena SIDS karena kelalaian orang tua dalam mengawasinya.

Untuk itu saat bayi tidur hendaknya orang tua selalu melakukan pengawasan yang ekstra dalam setiap tingkah laku bayi ketika tidur. Selalu berikan posisi yang nyaman untuk bayi tidur.

Itulah tadi seputar sindrom SIDS yang perlu orang tua ketahui demi keamanan anak nya. Dengan memperhatikan ulasan diatas maka ibu sudah termasuk menerapkan cara menjadi ibu rumah tangga yang baik dalam dirinya. Selamat membaca dan terima kasih.