Bunda Wajib Tahu 6 Pekerjaan Rumah yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil dan Janin

37

Ketika kamu dinyatakan hamil, otomatis kegembiraan datang menyelimuti dirimu. Tidak hanya rasa gembira saja. Kamu harus concern menjaga janin dalam kandungan dengan baik. Perhatikan asupan gizi untuk calon bayi dan juga kesehatan sang Ibu.

Cara mengatur waktu bagi ibu rumah tangga juga perlu diperhatikan agar pekerjaan rumah tangga selesai serta janin dan ibu tetap sehat. Termasuk masalah pekerjaan rumah tangga, sebaiknya tidak mengerjakan yang dapat mengancam Ibu dan bayi agar selamat hingga anak telahir ke dunia.

    1. Mengangkat Barang Yang Berat

Kebiasaan untuk membawa ataupun mengangkat barang berat sebaiknya dihindari dulu. Karena selain membuat punggung Kamu jadi cidera, janin dalam kandungan juga bisa mengalami penekanan dan berimbas pada keguguran.

Pasti Kamu tidak menginginkan itu terjadi bukan? Maka dari itu pekerjaan seperti memindahkan galon, mengangkat tabung gas, mengangkat bak plastik berisi penuh cucian, dan pekerjaan berat lainnya segera dialihkan ke suami. Masih ada banyak cara menjadi ibu dan istri yang baik yang bisa dilakukan selain mengangkat barang berat.

    1. Mengepel

Kegiatan kedua yang sebaiknya dihindari yaitu mengepel lantai rumah. Pekerjaan sekilas tidak membahayakan, eh tapi siapa sangka ketika Kamu dapat melakukannya. Bahaya akan mendatangimu dan janin di dalam perut.

Bahaya pertama yakni Kamu bisa terpeleset dari air yang digunakan untuk mengepel. Bahaya yang kedua pinggang menjadi tertekan, dan penekanan akibat gerakan dari membersihkan lantai bisa mempengaruhi janin. Banyak kasus bayi lahir prematur gara-gara pekerjaan ini.

    1. Membersihkan Kandang dan Sampah

Kedua hal yakni kandang hewan peliharaan dan sampah, sama-sama memiliki parasit, bakteri, virus dan sejenisnya yang diyakini berbahaya terhadap janin dan Ibu. Salah satu virus yang sangat sering menyerang yakni toksoplasma.

Virus ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan saraf dan sumsung tulang belakang. Jika tidak tertangani dengan baik, maka bayi akan lahir dalam kondisi cacat. Cacat pada otak maupun mata dari bayi.

    1. Menggunakan Bahan Kimia

Apakah kamu sering melihat kondisi kamar mandi yang kotor? Pasti sering, dan terkadang Ibu Muda yang tidak tahu akan terburu-buru membersihkan kamar mandi. Kamu dan para ibu lainnya otomatis menggunakan pembersih kamar mandi merek ternama.

Akan tetapi Kamu jangan sampai terlalu bersemangat, karena aroma kimia dan percikan bahan bersifat karsinogen. Sangat berbahaya jika sampai terkena. Tips mengurus anak sambil bekerja juga bisa dipelajari pada saat anak telah lahir anntinya, sehingga pekerjaan selesai dan anak tetap aman.

    1. Melakukan Pekerjaan Mengecat

Mengecat dinding walaupun itu tidak menggunakan tangga dan masih terjangkau oleh tangan bisa berbahaya. Lalu dari mana sisi bahaya tersebut berasal? Aroma yang diciptakan oleh cat itulah penyebabnya. Aroma itu jika tercium, maka zat kimia yang terkandung di dalamnya akan ikut masuk ke tubuh, dan otomatis bisa berpindah ke janin dalam perut.

    1. Melakukan Pekerjaan Berdiri Yang Lama

Kebiasaan seorang ibu rumah tangga adalah memasak. Banyak dari mereka melakukan pekerjaan ini dengan berdiri. Bahkan berlari dengan sangat lama, karena proses memasaknya yang memang membutuhkan waktu.

Jika hal ini terjadi pada Kamu yang sedang hamil, akan mengakibatkan tumit serta punggung menjadi tertekan. Keadaan ini akan menjadi mengkhawatirkan tatkala Kamu sering melakukannya. Cara menjadi wanita cerdas akan lebih baik jika Kamu tetap memasak tetapi dengan cara duduk.

Jadi, berpikirlah ulang bagi Kamu para calon ibu yang mengandung sang buah hati. Utamakanlah selalu keselamatan Janin dan Ibu. Dengan begitu Kamu tidak akan merasa kecewa sedikitpun tentang kehamilan yang terjadi.

Mengajak suami untuk selalu bekerja sama dalam melakukan setiap pekerjaan rumah tidaklah masalah. Cara menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir juga bisa dipelajari jika ingin sebagai wanita yang juga sebagai seorang pekerja.