Bunda Iiniloh 5 Jarak Usia yang Ideal untuk Memberikan Sang Buah Hati Adik

20

Moms dan pasangan tengah bingung merencanakan kehamilan anak kedua? Khawatir dengan kondisi psikologis anak pertama? Secara psikologis sebenarnya ada beberapa pertimbangan menentukan jarak usia anak pertama dan kedua, berikut 5 pertimbangan yang dapat moms dan pasangan.

    1. Kurang Dari 1 Tahun

Sebagian pasangan memilih memiliki anak sekaligus dalam waktu dekat. Alasannya tidak ingin mengulangi rasa lelah yang sama mengurus bayi di kemudian hari. Atau ada juga orangtua yang ingin menerapkan cara mendidik anak agar mau belajar mandiri. Tapi Moms, jangan gegabah hamil sebelum tumbuh kembang anak benar-benar terpenuhi.

Apalagi batita berusia di bawah 1 tahun masih membutuhkan perhatian dan stimulus penuh untuk dapat berkembang. Jika Moms terlalu cepat memberi mereka adik, dikhawatirkan anak akan merasa belum puas dengan kehadiran kedua orang tua.

    1. Usia 2-3 Tahun

Pakar psikologi menganggap usia 2-3 tahun adalah rentang waktu paling tepat untuk merencanakan kehamilan berikutnya. Pada usia 2-3 tahun, kondisi psikologi anak terbilang sudah stabil.

Mereka sudah siap menerima kehadiran adik di kehidupannya dan mengerti akan keadaan tersebut. Siapa sangka, memiliki adik adalah salah satu cara melatih mental anak agar berani.

Umumnya anak diatas 2 tahun juga memiliki ketertarikan pada hal-hal baru, termasuk adik baru. Agar tak menimbulkan iri hati nantinya, mulailah dekatkan buah hati dengan calon adik di kandungan sedari dini.

    1. Balita 4-5 Tahun

Bila usia 2-3 tahun dikatakan pas, maka usia 4-5 tahun disebut sangat ideal. Pasalnya anak telah mengenal orang-orang terdekat dan kecerdasannya telah berkembang.

Kemampuan emosional mereka lebih mudah terlihat dan disalurkan terhadap orang-orang sekitar. Mereka dapat memperlihatkan apa yang disuka dan apa yang tidak disuka.

Moms akan melihat bagaimana kecerdasan sosialnya akan bertumbuh seiring kehadiran adik. Buah hati akan terlihat lebih dewasa dan bonding diantara keduanya terasa sangat erat.

Anak juga gampang mengingat apa yang terjadi pada dirinya dan sang adik selama masa tumbuh kembang. Bukan hanya itu, ini juga salah satu cara menjadi ibu profesional bagi para Moms.

    1. Anak Usia 6-7 Tahun

Jika Moms memutuskan hamil saat anak berusia lebih dari 5 tahun, jangan khawatir. Meskipun rentang usia kedua buah hati akan terpaut jauh, namun kondisi psikologi mereka akan lebih matang.

Moms lebih mudah menerapkan cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak untuk persiapan mereka sekolah. Tidak ada iri hati untuk merebut perhatian Moms maupun pasangan. Anak kedua tak hanya mendapat stimulus dari moms saja, tapi dari sang kakak juga.

Sayangnya seringkali rentang usia yang jauh membuat hubungan mereka kerap bertengkar. Moms juga sulit memperkirakan bagaimana respon anak kedua karena sikapnya tergantung anak pertama.

    1. Diatas 7 Tahun

Sifat mengayomi dan naluri menjaga sang kakak dapat moms manfaatkan untuk mengawasi tumbuh kembang buah hati. Saat Moms sibuk, kakak akan sigap menemani adik bermain.

Secara psikologi, keduanya akan saling bahu-membahu melengkapi satu sama lain. Hanya saja adik biasanya akan lebih manja dengan sang kakak, karena semua perhatian tercurah ke dirinya. Jadi,  tanggung jawab ibu terhadap anak juga bisa diwakilkan dan dibantu oleh kakaknya.

Nah Moms, sudah dapat menentukan kapan ingin merencanakan kehamilan selanjutnya? Sebaiknya bicarakan dengan pasangan dan keluarga yang dapat mendukung Moms. Perhatikan juga respon yang diberikan anak pertama dengan rencana moms untuk hamil lagi.