Anak Rewel Minta Mainan Terus? Begini 5 Langkah Efektif Menyikapinya

21

Pergi bersama keluarga memang sangat menyenangkan. Apalagi dengan anak tercinta ke mall atau pusat perbelanjaan. Tetapi terkadang akan menjadi menjengkelkan saat si buah hati meminta untuk dibelikan mainan.

Orang tua pasti akan menuruti apa yang disukai oleh anak, tetapi masalahnya adalah mainan anak-anak masih banyak dan layak untuk dimainkan. Apa boleh buat, jika ditolak maka yang terjadi rengekan anak menjadi andalan agar tetap dibelikan.

Bagi Anda yang susah untuk menolak kemauannya, berikut beberapa cara sabar menghadapi anak rewel minta mainan terus.

  1. Luangkan Waktu Bermain Bersama Anak

Orang tua harus mempunyai waktu dengan anak. Hal ini berpengaruh pada tingkat ketergantungan mereka terhadap mainan. Karena sering bermain dengan orang tuanya, maka anak-anak tidak merasa kesepian dan harus mencari mainan agar tidak bosan saat beraktivitas.

Cara menghadapi anak yang rewel karena mainan inicukup jitu, sehingga si buah hati tidak mudah meminta mainan saat pergi ke pusat perbelanjaan.

Bermain dengan anak sangat banyak pilihan yang bisa dilakukan, beberapa di antaranya seperti membaca buku dongeng, bercerita keseruan di sekolah, menggambar, menyanyi hingga bermain origami.

Bisa juga sebagai orang tua memberikan ruang dan waktu bagi mereka untuk bermain dengan teman sebayanya. Sehingga perkembangan tumbuh kembang anak akan menjadi baik. Kebiasaan sosialisasi menanamkan sifat toleransi anak, serta memperbanyak teman yang tidak membuat si buah hati menjadi kesepian.

  1. Bersepakat dengan Anak

Anak bukan kertas kosong yang tidak mengetahui tentang apapun sama sekali. Mereka bisa diajak komunikasi, tetapi dengan bahasa yang harus mudah dipahami oleh anak-anak. Maka sebagai tanggung jawab ibu terhadap anak, Anda bisa membuat kesepakatan tentang membeli mainan.

Sehingga sebelum pergi ke pusat perbelanjaan sudah ada perjanjian bahwa mereka hanya boleh membeli mainan yang sudah disepakati seperti beli boneka. Di luar kesepakatan, anak tidak boleh melanggarnya. Hal ini juga akan menanamkan rasa komitmen dan tanggung jawab.

  1. Tegas Menolak

Banyak orang tua yang tidak tega untuk menolak permintaan anak sehingga bingung menemukan cara mengatasi anak cepat marah. Apalagi sampai mereka merengek hingga menangis. Maka yang terjadi, orang tua akan luluh dan menuruti permintaannya.

Padahal hal tersebut bisa berpengaruh buruk, karena akan membiasakan anak untuk apa yang dimintanya harus dipenuhi. Orang tua harus tegas untuk menolak agar si buah hati mengerti bahwa apa yang diinginkan tidak bisa langsung dipenuhi.

  1. Memilih Mainan Edukatif

Permintaan anak saat ingin membeli mainan memang harus sesekali dipenuhi. Tips menjadi ibu yang baik untuk anak salah satunya harus bisa memilah mainan mana yang memang baik untuk mereka. Sehingga mainan tersebut bisa menanamkan sifat edukatif seperti kreatif bertambah.

Mainan-mainan yang edukatif biasanya seperti Lego, Play—Doh, atau Kiddieland. Selain itu, keuntungannya adalah orang tua bisa ikut bermain bersama mereka. Seperti lego, Anda bisa ikut membantu anak untuk menyusun apa yang ingin dibuat.

  1. Hindari Mainan Action Figure

Action figure merupakan mainan yang berbentuk karakter kartun atau superhero. Biasanya terbuat dari material plastik atau sejenisnya.

Mainan ini akan menjadi candu, selain itu harga action figure tidak murah sehingga Anda harus mempertimbangkan jika anak memintanya.