Bunda, Inilah 4 Panduan MPASI Yang Tepat Untuk Bayi Yang Penting Untuk Diperhatikan

28

Sebagai seorang ibu,  sudah menjadi suatu hal yang  wajib untuk selalu memenuhi semua kebutuhan dan keperluan keluarga. Seorang ibu yang baik harus bisa menerapkan cara menjadi ibu dan istri yang baik , cara menjadi ibu rumah tangga yang baik karena sebagaimana kita ketahui bahwa fungsi ibu dalam keluarga sangatlah penting.

Sebagai seorang ibu yang baik, apalagi yang sedang memiliki bayi, sudah sepatutnya ibu menyiapkan makamn pendamping Asi untuk bayi. Karena,  MPASI merupakan makanan tambahan yang sangat bermanfaat untuk bayi.

Terdapat dua tipe MPASI,  dua tipe tersebut masing-masing untuk usia 6 bulan hingga 1 tahun dan untuk 1 tahun ke atas. Tipe MPASI yang pertama yaitu makanan khusus untuk MPASI seperti bubur khusus bayi atau menu MPASI sayur yang dicampur ASI.

Lalu, tipe yang kedua yaitu makanan yang diolah menjadi MPASI, misalnya kentang goreng, sayur bayam dipotong kecil atau dilembutkan agar bayi bisa makan dengan mudah.

Pada momen pertama MPASI, mulailah dengan memberikan makanan lumat yang halus atau saring yang encer. Seiring bertambahnya usia bayi, Bunda bisa mengubah konsistensi makanan dengan semakin kental.

Saat memberikan MPASI, orangtua juga harus memerhatikan makanan yang diberikan kepada anak. Makanan yang diberikan harus memenuhi standar kesehatan yang disarankan yaitu menu 4 bintang agar kebutuhan gizi anak dapat terpenuhi.

Membantu ibu menerapkan salah satu cara menjadi ibu dan istri yang baik dalam hal penerapan MPASI,  berikut ini akan kami jelaskan mengenai beberapa panduan yang bisa ibu terapkan dalam pemberian MPASI kepada anak. Yuk disimak :

    1. MPASI harus tepat waktu

MPASI dapat dimulai sejak umur 6 bulan. Sebab, saat itu ASI saja sudah tidak dapat mencukupi kebutuhan bayi. Kemudian, dalam panduan MPASI tepat waktu, orangtua juga harus memerhatikan kesiapan bayi menerima MPASI.

Seperti sudah dapat duduk dengan kepala tegak, koordinasi mata, tangan, dan mulut untuk menerima makanan, serta mampu menelan makanan padat. Mengetahui kesiapan bayi untuk mulai mengkonsumsi MPASI juga menjadi salah satu fungsi ibu dalam keluarga.

2. MPASI haruslah bergizi tinggi

MPASI yang diberikan harus memenuhi kebutuhan nutrisi bayi mengandung energi, karbohidrat, protein, dan gizi. Ibu juga bisa memberikan beberapa varian rasa sehingga bayi tidak akan bosan,  dengan cara ini juga ibu bisa tahu manakah makanan yang menjadi kesukaan bayi dan sebaliknya.

3. MPASI harus tepat cara pemberian

Orangtua harus mengenali sinyal lapar dan kenyang bayi, frekuensi pemberian MPASI harus sesuai kebutuhan. Lalu, jumlah dan tekstur MPASI sesuai umur bayi. Jangan memberikan MPASI dalam jumlah yang terlalu banyak,  karena hal ini tidak baik untuk kondisi perut bayi dan pencernaan nya.

4. MP ASI harus terjamin rasa dan kebersihan nya

MPASI disiapkan dengan cara higienis, biasakan cuci tangan sebelum menyiapkan. Diberikan dengan menggunakan tangan dan peralatan makan yang bersih. Hindari mencampur makanan mentah dengan yang sudah matang, dan cuci sayur buah sebelum dimakan.

Selain harus diperhatikan dalam segi kesehatan,  MPASI juga harus diperhatikan dalam segi rasa,  karena bayi akan selalu bersemangat untuk mengkonsumsinya jika makanan tersebut memiliki rasa yang enak.

Itulah tadi beberapa panduan penerapan MPASI yang bisa ibu coba terapkan untuk sikecil. Sebagai seorang ibu yang baik, maka sudah sepatutnya ibu bisa menerapkan tips diatas dengan baik dan cermat. Selamat mencoba dan terima kasih.