Sponsors Link

7 Cara Menjadi Ibu Baru yang Baik Untuk Buah Hati Tersayang

Sponsors Link

ads

Menjadi ibu baru merupakan sebuah pengalaman berharga yang amat diidamkan oleh semua wanita. Setelah melewati proses yang panjang dengan mengandung selama 9 bulan sepuluh hari.

Maka dilanjutkan dengan perjuangan untuk dapat bertemu dengan sang buah hati. Proses ini merupakan proses yang dinantikan oleh semua pasangan yang sudah menikah.

Menjadi ibu baru terutama bagi anda yang baru memiliki pengalaman pertama tentu harusnya terasa sangat menyenangkan sebagaimana cara menjadi ibu yang dicintai anaknya .

Banyak ibu baru yang tidak siap lalu kemudian mengalami sindrom baby blues. Jangan sampai hal ini terjadi pada anda, sebab merawat sang buah hati sebagai seorang ibu baru adalah saat saat yang penuh kejutan sebagaimana cara menjadi ibu yang baik bagi anak perempuan . Untuk mempersiapkan hal itu maka 7 Cara Menjadi Ibu Baru yang Baik untuk buah hati tersayang berikut dapat anda coba.

1. Belajar Melatih Kesabaran

Kesabaran adalah hal pertama yang harus dimiliki oleh seorang ibu baru. Sebab saat memiliki bayi kecil yang mungil anda harus terbiasa bangun tengah malam dan menghadapi kerewelannya. Tentu saja anda tidak akan bisa melewatinya tanpa memiliki kesabaran yang ekstra sebagaimana cara menjadi wanita yang sabar dan penyayang . Sebenarnya anda sudah melatih kesabaran sejak melewati proses kehamilan, jadi anda sudah memiliki bekal dan tinggal mengasahnya saja.

2. Jangan Takut Pada Hal Jijik dan Kotor

Jika anda adalah tipe wanita yang takut kotor dan mudah jijik, maka tanggalkan kebiasaan itu mulai sekarang. Sebab ketika menjadi ibu baru anda harus bersiap saat buah hati anda buang air kecil atau besar. Pastinya anda harus membersihkannya sendiri sebagai cara sabar menghadapi anak rewel . Sebab kulit bayi sangat sensitif jadi jangan sampai kotoran yang tersisa membuatnya menjadi alergi.

3. Melatih Keahlian Memasak Wajib Lho

Saat bayi anda bertambah dewasa dan mulai memasuki saat ia mulai makan nasi. Maka anda tentunya harus membuatkannya hidangan sehat. Sangat penting ya mom memperhatikan apa yang dimakan anak kita, sebab kesehatan dan perkembangannya didukung oleh hal tersebut. So, anda harus mulai belajar memasak dan menjadi koki handal, agar buah hati dan suami tidak suka jajan di luar.

4. Utamakan Kebersihan Anda dan Rumah

Kebersihan merupakan pangkal kesehatan, apalagi jika anda memiliki bayi. Pastikan bahwa lingkungan terutama rumah terjaga kebersihannya. Hal ini untuk menjaga kesehatan para penghuni terutama si kecil sebagai penghuni barunya sebagaimana cara sabar menghadapi anak .

5. Rajin Memeriksakan Kesehatan

Moms, juga harus memperhatikan kondisi kesehatan moms. Sebab apa yang terjadinpada tubuh anda akan berpengaruh kepada sang buah hati. Apalagi jika anda memilih utuk memberikan asi eksklusif. Oleh sebab itu, jangan ragu atau takut untuk memeriksakan kesehatan anda secara rutin. 

Sponsors Link

6.  Lebih Mengutamakan Kebutuhan Anak Ketimbang Kebutuhan Sendiri

Seorang ibu pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya sebagai bentuk tanggung jawab ibu terhadap anak . Bahkan saat menjadi ibu baru anda tidak akan perduli dengan kebutuhan anda dan lebih mengutamakan kebutuh sang anak.

Hal ini banyak dialami oleh para ibu baru, dan ini merupakan hal yang sudah lumrah terjadi. Maka tentu anda harus membiasakan dengan hal ini.

7. Hindari Sikap Perfeksionis Jadilah Lebih Luwes serta Fleksibel

Jika anda seorang yang perfeksionis maka hal.itu mungkin jadi tidak berlaku saat anda menjadi ibu baru. Apalagi saat anak anda mulai bisa bermain dan memberantakan sesuatu.

Maka jadilah sedikit fleksibel dan lebih luwes sebagai ciri-ciri ibu yang baik , sebab semakin anak anda banyak beraktifitas maka menunjukkan tanda bahwa ia adalah anak yang aktif. Sebagai ibu baru jangan batasi keaktifannya dengan sikap perfeksionis anda.

7 Cara Menjadi Ibu Baru yang Baik untuk buah hati tersayang. Tentu bisa anda coba lakukan dan persiapkan sebagai ibu baru. Selamat mencoba dan semoga artikel ini dapat bermanfaat.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Parenting