Bunda, Begini Ya 8 Cara Menghadapi Watak Anak yang Keras

39

Cara Menghadapi Watak Anak yang KerasAnak yang berwatak keras tidak pula menghadapinya dengan sikap yang keras. Jika anak dididik dengan keras, ia akan melawan kepada orang tuanya. Lagi pula, ingatlah cara menjadi ibu teladan yang harus memberikan contoh sikap yang baik untuk anak.

Kalau orangtua juga keras, maka sudah pasti akan sulit untuk membentuk dan mengubah wataknya ini. Sebaiknya simak dulu cara menghadapi watak anak yang keras ini.

1. Bersikap lemah lembut pada anak

Agar anak mencontoh hal yang baik dari lingkungannya, bersikap baik dan lemah lembutlah saat berinteraksi dengan anak, begitu juga dengan orang lain. Ajarkan juga anak untuk berlemah lembut, bain dalam bersikap maupun berbicara.

2. Jauhkan anak dari tontonan yang mengandung kekerasan

Saat ini, anak bisa dengan mudah mengakses tontonan yang ia sukai. Tanpa sepengetahuan orang tua, anak bisa saja menonton berbagai adegan yang mengandung kekerasan atau yang menunjukkan kerasnya watak seseorang.

Maka dari itu, penting juga untuk memperhatikan apa yang dilihat anak. Sebaiknya, sediakan tontonan yang baik dan layak untuk perkembangan kepribadian dan watak anak.

3. Ajak anak untuk berdiskusi, dan luruskan semua pendapatnya yang salah

Sering-seringlah untuk mengajak anak berdiskusi. Momen ini kesempatan bagi orang tua untuk meluruskan pendapat dan persepsi anak yang salah. Termasuk untuk mengajarkan anak mana yang baik dan mana yang salah, mana yang boleh ditiru dan mana yang tidak.

4. Ketika anak mulai bersikeras, berikan ia pilihan

Ketimbang memaksakan kemauan kepada anak, sebaiknya berikan ia pilihan sebagai cara menghadapi watak anak yang keras ini. Memberikan pilihan akan membantu anak untuk menentukan mana yang terbaik, dan membuatnya bisa menerima bahwa tidak selalu apa yang ia mau dan inginkan itu benar. Sama halnya dalam cara mengatasi anak keras kepala dan cara mengatasi anak egois.

5. Ajarkan anak untuk sabar

Anak berwatak keras biasanya tidak sabaran dan selalu menuntut untuk diikuti kemauannya. Maka dari itu, orangtua juga harus mengajarkan nilai kesabaran kepada anak. Dengan kesabaran, watak anak yang keras juga bisa dikendalikan. Mengajarkan anak untuk sabar juga merupakan cara menghadapi anak galak dan jutek.

6. Jangan jadi contoh yang buruk bagi anak

Ada kalanya sebagai orang tua kita tidak sadar, bahwa diri dan sikap kita sendirilah yang di contoh oleh si anak. Benarkah demikian? Maka cobalah untuk berubah agar tidak menjadi contoh yang buruk bagi anak. Bersama dengan anak, mulailah untuk merubah watak yang keras tersebut.

7. Sebaiknya tidak memaksakan kehendak kepada anak

Sikap keras kepala anak mungkin disebabkan oleh sikap orangtua yang terlalu memaksakan kehendak kepada anak. Kini mulailah untuk lebih memahami dan mendengar keinginan anak. Memaksakan hal yang tidak disukai dan diinginkan anak juga bisa berakhir tidak baik. Cara menjadi ibu yang dicintai anaknya hanya dengan bisa memahami si anak.

8. Cobalah berdiskusi dengan anak

Saat menentukan sesuatu untuk anak, sebaiknya ajak anak untuk berdiskusi dan mintalah pendapatnya mengenai keputusan Anda. Hal ini jauh lebih baik dan bisa mengurangi keras kepala anak. Memang tanggung jawab ibu terhadap anak memilihkan yang terbaik, tapi sebagai orangtua tidak bisa memutuskan sesuatu secara sepihak kepada anak yang berwatak keras.

Itulah 8 cara menghadapi watak anak yang keras, begitu juga dalam cara menghadapi anak keras hati. Yang terpenting adalah orang tua tidak mendidik anak dengan sangat keras pula karena Peran ibu dalam psikologi anak usia dini juga mempengaruhi, begitulah cara menjadi ibu yang cerdas bagi anak zaman now. Jangan lupa juga untuk simak cara mengatasi anak yang nakal dan cara mengatasi anak bandel ini ya.