Jangan Panik! Ikuti 8 Cara Merawat Bayi Baru Lahir bagi Pasangan Muda Ini

30

Cara Merawat Bayi Baru LahirTak hanya cara mengatasi anak bayi rewel di malam hari yang memusingkan, secara keseluruhan merawat bayi adalah perkara yang melelahkan, khususnya bagi para pasangan muda yang baru saja merasakan beban sebagai orang tua untuk pertama kali. Jika Anda juga termasuk dalam kategori orang-tua-baru, wajar saja jika Anda merasa bingung dan tidak tahu harus berbuat apa. Dengan kasih sayang yang tulus serta perhatian tanpa akhir, Anda bisa menerapkan cara merawat bayi baru lahir yang telah kami susun khusus untuk Anda berikut ini.

1. Lakukan kontak fisik dengan bayi secara lembut dan penuh hati-hati

Tak hanya ayah saja, tanggung jawab ibu terhadap anak tentunya sangat besar, terlebih di usia awal pertumbuhannya. Jika Anda menyepelekan tanggung jawab tersebut, maka tak jarang hal buruk bisa terjadi. Bayi baru lahir adalah makhluk yang sangat rapuh, jadi Anda harus memperhatikan betul-betul tiap sentuhan dan gerakan Anda padanya. Saat hendak menggendong bayi, Anda harus menyandarkan tubuhnya pada pundak Anda dengan lembut. Jika Anda hendak membawanya bepergian, letakkan bayi pada baby sling atau kereta dorong. Intinya adalah, Anda harus memperlakukan bayi Anda dengan lembut karena Anda memegang peran ibu dalam psikolog anak usia dini yang sangat berpengaruh.

2. Ajak bayi bicara

Bayi baru lahir sangat suka mendengar suara-suara. Oleh karena itu, cara menjadi ibu yang baik buat anak Anda yang baru saja lahir adalah dengan sering-sering mengajaknya terlibat dalam komunikasi, membacakan buku untuknya, hingga bernyanyi. Tapi, Anda juga perlu perhatikan apakah buah hati Anda mungkin sensitif terhadap suara jika ia memalingkan muka bahkan menangis ketika mendengar suara-suara tertentu.

3. Pelajari makna tangisan bayi

Awalnya mungkin susah untuk membedakan tiap tangisan bayi Anda, tapi tips menjadi ibu yang sabar bagi si kecil adalah Anda harus terus memperhatikan tangisan si bayi dari waktu ke waktu dan pada situasi yang berbeda. Tangisan bayi bisa berarti beberapa hal:

  • Mengantuk atau lelah,
  • Lapar,
  • Buang angin (kentut),
  • Tidak nyaman dengan kebisingan di sekitarnya,
  • Terluka atau merasa sakit,
  • Popoknya penuh.

Jika Anda sudah mengetahui betul perbedaannya, Anda harus segera sigap menangani permasalahan yang ada supaya bayi Anda merasa nyaman kembali. Cara mengatasi anak menangis dan cara mengatasi anak cengeng pun tidak terlalu susah, asal Anda tahu penyebabnya dengan pasti.

4. Tenangkan diri sejenak

Ada kalanya buah hati Anda mulai menangis terus-menerus dan susah diatur. Jika sudah demikian, cara menjadi ibu bijak dalam mengatasi permasalahan ini adalah dengan menarik diri sebentar untuk menenangkan emosi Anda sebelum kembali mencoba menenangkan si buah hati. Jika Anda terus bersentuhan dengan bayi rewel ketika suasana hati Anda sendiri sedang tidak baik, maka Anda hanya akan memperburuk suasana. Letakkan bayi di dalam ranjangnya dan tinggalkan ia untuk beberapa saat. Tarik napas dalam dan hembuskan perlahan untuk mengurangi stres yang Anda rasakan.

5. Beri ASI secara teratur

Mula-mula, Anda harus mengetahui dengan pasti tanda-tanda bayi Anda merasa lapar dengan benar. Biasanya ia akan menghisap jempol sebagai tanda bahwa ia ingin melahap sesuatu. Setelah itu, akan disusul dengan rengekan dan tangisan. Jika anak Anda sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera berikan ASI pada bayi Anda. Hal ini ditujukan agar Anda tidak kehabisan waktu untuk menenangkan rengekannya nanti.

Cara agar anak mau makan cukup mudah, terlebih ketika ia sudah lapar. Yang perlu Anda perhatikan adalah cukup memberinya ASI secara reguler tiap 2-3 jam sekali. Setelah anak Anda selesai makan, segera posisikan tubuhnya pada pundak Anda dan tepuk-tepuk punggungnya sampai ia bersendawa. Hal ini dapat mengurangi jumlah angin yang ada di perutnya, sekaligus mencegah bayi Anda makan terlalu cepat.

6. Tetapkan jam tidur bayi

Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16-18 jam dalam sehari. Setelah itu, ia akan terjaga selama 2-3 jam untuk mengisi perut. Anda perlu menetapkan jam tidur bayi yang wajar sebab anak Anda masih belum mengerti konsep tentang pagi dan malam.

7. Posisikan bayi tidur dengan tepat

Cara menjadi ibu yang cerdas bagi bayi baru lahir adalah dengan mengetahui bagaimana memposisikan ia ketika tidur. Sebaiknya, bayi tidur dalam posisi telentang dengan bersandar pada punggung, bukan pada bagian samping tubuhnya apalagi tengkurap. Tidur dengan bersandar pada perut bisa menyumbat salurang pernapasannya.

8. Jaga kebersihan ranjang bayi

Sprei harus pas dengan ukuran kasur. Jauhkan bantal, selimut, dan mainan dari dalam ranjang. Anda juga harus memastikan bahwa ranjang bayi Anda sudah memenuhi standar keamanan yang ada untuk mencegah hal-hal buruk terjadi pada bayi Anda.

Bagaimana, Ayah dan Bunda? Tak susah bukan, cara merawat bayi baru lahir yang sudah kami jelaskan di atas? Semoga Anda sekalian bisa merawat sang buah hati dengan baik hingga ia dewasa.