Sponsors Link

Tampon : Manfaat, Cara Menggunakan, Efek Samping dan Bahaya

Sponsors Link

Tampon dan segala informasinya merupakan suatu alat yang digunakan untuk menjaga kesehatan organ intim wanita di masa modern ini. Tahukah anda apakah tampon itu? Tampon adalah istilah yang digunakan seperti pembalut. Sayangnya tampon tidak terlalu banyak diketahui masyarakat Indonesia dan apa bedanya dengan pembalut pada umumnya. Padahal tampon sebenarnya sudah banyak di kenal di luar negeri. Baik wanita di usia remaja hingga usia tua, semua wanita di luar negeri tidak asing lagi dengan penggunaan dari tampon ini.

ads

Baca Juga:

Jadi sebenarnya apakah tampon itu? Simak penjelasan mengenai definisinya berikut ini.

Definisi Tampon dan Perbedaannya dengan Pembalut

Tampon adalah alat yang digunakan untuk menyerap darah selama masa menstruasi. Jadi apa bedanya dengan pembalut. Memang dari fungsinya tampon tidak berbeda dengan pembalut. Keduanya sama-sama ditujukan untuk digunakan oleh wanita di masa menstruasi sedang terjadi. Lalu apakah yang menyebabkan kemunculan dari tampon untuk menggantikan fungsi dari pembalut?

Seperti diketahui pembalut merupakan alat yang digunakan untuk menyerap darah menstruasi dengan cara ditempelkan pada pakaian dalam. Sedangkan tampon menawarkan fungsi yang sama, namun dengan cara yang berbeda. Tampon digunakan dengan dimasukkan pada lubang vagina. Cara ini kemudian sekaligus dapat menyerap darah dari lubangnya dan membuat celana dalam tidak beresiko terkena darah menstruasi dan menyebabkan kebocoran di luar kendali.

Namun, untuk  masyarakat Indonesia sendiri penggunaan tampon yang harus dimasukkan ke dalam lubang vagina memang dinilai kurang aman dan sangat beresiko. Beberapa resiko yang dipertimbangkan oleh masyarakat khususnya adalah masuknya tampon pada lubang vagina atau robeknya selaput dara karena efek dari tampon itu sendiri. Jadi apakah benar informasi mengenai tampon ini?

Manfaat Menggunakan Tampon daripada Pembalut

Mengenal tampon perlu anda ketahui dari apa sebenarnya manfaat dari tampon dibandingkan dengan menggunakan pembalut. Tampon memang memiliki beberapa karakter yang sama dengan pembalut, namun juga ada yang berbeda. Karakteristik yang berbeda ini pun diketahui merupakan suatu kelebihan atau manfaat dari tampon itu sendiri. Jadi apa sajakah manfaat menggunakan tampon daripada pembalut untuk wanita? Berikut ini penjelasannya.

  1. Lebih Praktis

Tampon dan segala informasinya yang pertama mengenai manfaat berkaitan dengan kepraktisannya. Tampon disinyalir lebih praktis digunakan daripada pembalut. Ukuran dari tampon lebih kecil dan praktis untuk dibawa-bawa. Tidak seperti pembalut, tampon tidak menarik perhatian dan memakan tempat untuk dibawa-bawa. Bahkan mungkin orang tidak mengetahui apa yang anda bawa-bawa setiap harinya. Oleh sebab itu, bagi anda yang ingin lebih praktis dalam menggunakan tampon maka gunakanlah tampon dibandingkan pembalut.

  1. Lebih Higienis

Seperti diketahui dalam menggunakan pembalut di masa mestruasi, seseorang menjadi seringkali tidak higienis. Faktor pembalut yang menempel dengan pakaian dalam dan kulit di sekitar organ intim merupakan alasan utamanya. Jadi bagi anda yang ingin menghindari penggunaan pembalut yang kurang higienis, dapat memilih menggunakan tampon yang lebih higienis karna tidak menyebabkan darah bersentuhan langsung dengan kulit dan pakaian dalam anda. Akan tetapi anda harus menggantinya sewaktu-waktu agar tetap higienis.

Sponsors Link

  1. Lebih Kecil Resiko Tembus

Karena langsung dimasukkan pada liang vagina yang menjadi tempat mengalirnya darah menstruasi, maka tampon lebih cepat menyerap darah menstruasi. Hal ini pastinya akan lebih kecil membuat resiko tembus, dibandingkan dengan pembalut. Pembalut membuat darah yang mengalir mudah tembus pada pakaian dalam anda. Berbeda dengan tampon, sedikit sekali darah yang dapat terkena pada pakaian dalam anda bahkan pakaian anda. Hanya anda tetap harus memastikan untuk mengganti tampon secara berkala.

  1. Lebih Mudah Bergerak

Atlet, dancer, dan pekerjaan lain yang membutuhkan banyak gerak pasti akan lebih nyaman menggunakan tampon dibandingkan peembalut. Tampon dan segala informasi mengenai manfaatnya sebenarnya berkaitan dengan kemudahannya memberikan ruang gerak bagi wanita penggunanya. Jika atlet atau dancer menggunakan pembalut, maka ada resiko pembalut terlepas. Lalu bagaimana agar tidak perlu terganggu geraknya karena pembalut ini? Gunakanlah tampon untuk membuat anda lebih mudah bergerak.

  1. Aktivitas Tidak Terbatas

Berkaitan dengan kemudahan gerak yang ditawarkan oleh tampon, maka tampon pun membuat seorang wanita menjadi memiliki aktivitas yang tidak terbatas. Aktivitas wanita menjadi tidak terbatas karena khawatir pembalut lepas, bocor, dan hal-hal lain jika anda hanya menggunakan pembalut. Berbeda dengan tampon, anda menjadi lebih mudah beraktivitas tanpa khawatir mengenai berbagai resiko pembalut lepas dan kebocoran yang mungkin menyerang.

  1. Penggunaan Pakaian Tidak Terbatas

Sebagai seorang dengan pekerjaan khusus, biasanya ada pakaian yang tidak nyaman jika digunakan ketika anda sedang menstruasi. Beberapa jenis pakaian tersebut adalah celana pendek, dress, bikini, dan banyak pakaian lainnya. Lalu bagaimanakah agar anda tidak terbatas lagi menggunakan beberapa jenis pakaian? Tentunya adalah dengan menggunakan tampon. Tampon tidak membuat anda menjadi tidak nyaman seperti pada pembalut. Oleh sebab itu, gunakanlah tampon untuk mensiasatinya.

  1. Penggunaannya Lebih Nyaman

Tampon tidak perlu menyebabkan kulit iritasi seperti pembalut. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa pembalut yang menempel terus menerus di pakaian dalam sangat tidak nyaman digunakan. Bebeda dengan tampon yang tidak menimbulkan perubahan apapun pada anda yang menggunakannya. Karena tampon dimasukkan sehingga tidak ada perubahan apapun di luar tubuh anda yang membuat anda tidak nyaman menggunakannya.

  1. Mampu Menyerap Darah Menstruasi Lebih Efektif

Penyerapan darah menstruasi menggunakan pembalut memang diakui kurang efektif. Lebih banyak darah yang keluar dari area penyerapan pembalut, yang kemudian menyebabkan tembus terjadi. Lalu apa yang terjadi jika anda tidak ingin banyak darah tidak terserap? Anda dapat memanfaatkan tampon untuk mengurangi resiko tembus tersebut. Tampon diketahui memiliki daya serap yang lebih tinggi karena ditempatkan di sumber darahnya langsung.

Demikianlah tadi informasi mengenai 8 manfaat tampon yang perlu anda ketahui. Setelah mengetahui satu informasi dari tampon dan segala informasinya. Berikut ini akan disampaikan lagi informasi tampon yang anda perlu ketahui, yaitu bagaimana cara menggunakan tampon dengan benar. Simak dan ketahuilah cara penggunaan ini, jikalau ternyata anda memang memerlukan dan ingin mencoba penggunaan tampon.

Baca Juga:

Cara Menggunakan Tampon yang Benar

Setelah mengetahui tampon dan segala informasinya mengenai manfaatnya, maka mungkin ada diantara anda yang tertarik untuk menggunakan tampon menggantikan pembalut. Atau mungkin juga ingin mengkombinasikan tampon dengan pembalut untuk menjamin lebih baik agar tidak ada darah yang tembus ke pakaian anda. Tentunya anda perlu mengetahui tampon dan segala informasi mengenai cara penggunaannya. Apa saja yang perlu anda ketahui dalam menggunakan tampon dengan benar? Berikut ini informasi cara menggunakan tampon yang benar yang perlu anda ketahui.

  1. Pertama tama, pastikanlah anda menggunakan tangan yang telah tercuci bersih. Hal ini penting untuk mencegah masuknya kotoran tangan seperti jamur dan bakteri pada vagina anda.
  2. Kedua, siapkanlah tampon yang masih baru. Cara mengetahuinya tentu adalah dari segel kemasan yang belum terbuka. Walaupun tampon belum pernah dipakai, namun segelnya telah terbuka memiliki kemungkinan ada kotoran yang sudah menempel di sekitarnya.
  3. Ketiga, tariklah benang pada tampon perlahan lahan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pada anda bahwa benang ada dan kuat untuk menariknya nanti setelah akan diganti.
  4. Keempat, posisikanlah tubuh anda sesuai kenyamanan anda untuk memasukkan tampon. Ada beberapa pilihan dalam memosisikan tubuh sebelum menggunakan tampon. Ada yang memutuskan menggunakannya sambil berjongkok dan ada juga yang sambil mengangkat satu kaki di atas suatu pijakan. Kedua cara tersebut dapat anda pilih bergantung pada kenyamanan anda.
  5. Kelima, masukanlah tampon dengan posisi yang tepat dan jangan membuat tubuh anda tegang. Jika anda tegang, maka tampon akan sulit masuk dan malah menimbulkan rasa sakit. Mungkin anda dapat membantu membuka bibir vagina menggunakan salah satu tangan anda. Kemudian tangan satunya memasukan tampon dengan ujung benang berada di bawah. Dorong perlahan-lahan.
  6. Keenam, setelah anda merasakan tampon sudah masuk anda dapat memastikan lagi dengan menggunakan jari anda. Pastikan juga posisinya sudah nyaman dan benang sudah ada di luar vagina untuk memudahkan anda menariknya.

Itulah tadi sedikit informasi mengenai cara menggunakan tampon yang benar dan banyak dilakukan wanita. Memang ada beberapa hal yang perlu anda ketahui mengenai penggunaan tampon ini. Ada efek samping yang anda harus terima, jika anda memutuskan menggunakan tampon sebagai pengganti pembalut anda.

ads

Efek Samping Menggunakan Tampon

Selanjutnya seperti dijelaskan di atas tampon dan segala informasinya perlu juga menjelaskan mngenai efek samping menggunakan tampon yang perlu diperhatikan. Salah satu efek samping tersebut berkaitan dengan banyak isu mengenai hal-hal yang kemungkinan disebabkan oleh penggunaan tampon di luar dari bahaya yang mengintainya. Berikut ini beberapa informasi mengenai efek samping tampon yang perlu anda ketahui kebenarannya.

  1. Tampon dapat Merusak Selaput Dara

Pastinya tampon dapat merusak selaput dara. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena mendorong tampon masuk ke lubang vagina, sangat rentan untuk merusak selaput dara anda. Itulah alasannya mengapa tampon tidak disarankan bagi perawan yang ingin menjaga keberadaan selaput daranya yang masih ada dan belum pernah terobek. Lalu bagaimana jika anda yang masih perawan tetap ingin menggunakan tampon? Hal ini tentunya tidak bisa diatur di luar keinginan anda. Jika anda sudah siap menerima resikonya, yaitu selaput dara yang rusak, maka anda bebas untuk melakukannya sesuai keinginan anda. Memang ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari selaput dara yang robek serta rusak ini, yaitu dengan memasukannya secara hati-hati. Namun, ada banyak hal yang mungkin membuat seseorang terburu-buru menggunakan tampon dan tidak bisa dihindari selaput dara pun menjadi rusak.

  1. Tampon dapat Membuat Nyeri

Bergantung pada bagaimana anda menggunakannya, efek samping jenis yang satu ini pun dapat berbeda-beda. Ada pengguna yang merasakan efek samping berupa nyeri, pun ada juga pengguna yang tidak merasakan efek samping yang satu ini. Rasa nyeri dapat dirasakan sebagai akibat dari penggunaan yang tidak rileks. Anda harus lebih rileks dalam menggunakan tampon, agar pencegahan terhadap rasa nyeri ini dapat dilakukan. Oleh sebab itu, gunakanlah tampon dengan serileks mungkin agar anda tidak perlu merasakan efek samping rasa nyeri yang satu ini. Nyeri dapat dicegah juga dengan tidak terburu-buru dalam menggunakan tampon. Setelah terbiasa, pastinya efek samping yang satu ini pun perlahan-lahan akan menghilang.

  1. Tampon dapat Tertinggal di Dalam

Banyak pengguna yang mengkhawatirkan tampon dapat tertinggal di dalam lubang vagina. Sebenarnya hal ini sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi. Apa yang dapat menyebabkannya terjadi? Tentunya jika tali benang penariknya tidak ada lagi. Tali benang pada tampon memang fungsinya adalah memudahkan anda untuk menariknya keluar. Jika tali benang ini terputus tanpa sepengetahuan anda, maka pasti anda akan sulit untuk mengeluarkannya. Namun, tampon tidak akan pernah masuk sampai rahim anda karena lubangnya yang terlalu kecil. Paling jauh tampon hanya bisa masuk di liang vagina luar saja. Jadi selama penggunaannya, pastikanlah untuk menggunakan tampon dengan memastikan benang tetap berada pada posisinya dan tidak hilang selama penggunaan.

  1. Tampon dapat Membawa Kotoran ke Dalam

Satu lagi yang harus anda waspadai sebagai pengguna tampon adalah peluangnya membawa kotoran ke dalam. Memang penggunaan dari tampon yang dimasukan ke dalam tubuh merupakan media yang mudah membawa masuk kotoran ke dalam tubuh. Efek sampingnya biasa akan berkaitan dengan masalah kesehatan yang menyerang anda. Itulah sebabnya anda sangat disarankan untuk tidak menggunakan tampon dengan kondisi tangan yang kotor. Gunakanlah tangan yang bersih setelah dicuci sebelum memegang tampon dan memasukannya ke dalam lubang vagina anda. Kehati-hatian anda dapat membuat efek samping dapat lebih mudah untuk dicegah. Oleh sebab itu, pastikanlah tubuh anda untuk selalu bersih dan terhindar dari penyakit dengan menjaga tampon anda tetap dalam kondisi bersih dan sehat.

  1. Tampon dapat Menimbulkan Penyakit

Banyak efek samping lain yang dapat disebabkan oleh penggunaan tampon yang tidak bersih. Misalnya adalah munculnya berbagai penyakit. Bagaimana anda dapat menghindari efek samping penyakit ini? Tentunya adalah dengan menjaga kebersihan tampon yang anda gunakan. Pastikan juga untuk rutin mengganti tampon yang anda gunakan. Jika anda jarang mengganti tampon, ada bahaya yang mungkin mengancam anda dan kesehatan anda selanjutnya. Oleh sebab itu, gunakanlah tampon dengan tanggung jawab menggantinya rutin. Pastikan juga untuk tidak sembarangan menggunakan tangan atau tampon yang kotor selama penggunaan. Kehati-hatian anda adalah hal yang dapat mencegah efek samping tampon itu sendiri.

Berikut tadi informasi mengenai setidaknya 5 efek samping menggunakan tampon yang harus anda perhatikan. Jadi sebelum anda menggunakan tampon, lakukanlah beberapa tindakan pencegahan untuk menghindarkan anda dari 5 efek samping yang telah disebutkan di atas. Selamat mencoba dan menghindari juga efek sampingnya.

Baca Juga:

Bahaya Menggunakan Tampon

Tampon dan segala informasinya kali ini akan membicarakan mengenai bahaya menggunakan tampon yang perlu anda ketahui. Pahamilah bahwa bahaya tampon yang satu ini mungkin anda rasakan jika anda tidak berhati-hati. Oleh sebab itu pastikanlah untuk mengganti tampon anda setiap 3 jam sekali. Di malam hari sebelum tidur, untuk memudahkan anda lebih baik jangan menggunakan tampon. Gunakan saja pembalut untuk memudahkan anda agar tidak usah menggantinya setiap 3 jam.

Jika anda tidak mengganti tampon secara rutin, maka ada kemungkinan bahaya anda terserang penyakit Toxic Shock Syndrome (TSS). Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi terjadi karena tampon yang dimasukan ke dalam lubang vagina anda menyebabkan pertumbuhan bakteri yang berbahaya. Apa saja gejala dari penyakit TSS ini? Berikut ini beberapa gejalanya yang harus anda waspadai.

  • Muncul Rasa Mual dan Muntah

Rasa mual dan muntah merupakan gejala pertama yang ditunjukkan jika anda terkena TSS. Penyakit ini memang dapat menyebabkan mual dan muntah sebagai tanda bahwa ada yang tidak beres dengan kondisi tubuh anda. Bakteri yang masuk ke dalam tubuh memang akan sangat mengacaukan tubuh anda. Jadi pastikan untuk segera memeriksakan tubuh anda, jika anda merasakan salah satu gejala seperti mual dan muntah ini. Jelaskan juga fakta bahwa anda menggunakan tampon sebagai pengganti pembalut, untuk memudahkan dokter melakukan diagnosa.

Sponsors Link

  • Muncul Rasa Gatal di Daerah Organ Intim

Bakteri pada lubang vagina pun dapat menyebabkan munculnya gejala gatal di daerah organ intim. Gejala yang satu ini memang tidak dapat dipungkiri pasti akan dirasakan oleh pengguna tampon yang sembarangan. Misalnya anda harus selalu memastikan bahwa daerah sekitar organ intim dan tampon, serta tangan anda sendiri sudah bersih kondisinya. Jika tidak, maka sangat berbahaya karena bakteri dapat menyebabkan gatal-gatal di daerah organ intim anda. Pastikanlah untuk selalu menjaga kebersihan untuk menghindari penyakit TSS ini.

  • Muncul Rasa Pusing

Satu lagi gejala penyakit TSS akibat penggunaan tampon yang tidak bersih adalah munculnya rasa pusing. Pusing dapat muncul sebagai tanda adanya infeksi atau peradangan dalam tubuh. Oleh sebab itu, gunakanlah selalu tampon  bersih dan tangan bersih untuk mengenakannya. Sehingga anda tidak perlu merasakan bahaya dari penyakit TSS yang sudah disebutkan sebelumnya akibatnya.

  • Muncul Tubuh yang Lemas

Tubuh yang lemas pun adalah satu lagi tanda untuk membantu anda mendeteksi bahwa anda tidak berhati-hati menggunakan tampon. Tampon yang kotor akan menimbulkan penyakit bernama TSS dan salah satu gejalanya adalah tubuh yang lemas. Tubuh yang lemas ini disebabkan karena kondisi tubuh yang menurun akibat pengaruh dari bakteri yang masuk melalui tubuh melalui media tampon. Oleh sebab itu, pastikanlah untuk rutin mengganti tampon yang anda gunakan per tiga jam.

  • Paling Parah dapat Muncul Kematian

Bahaya paling parah dari penyakit TSS adalah munculnya kematian. Bakteri dan infeksi yang dihasilkannya tidak dapat dipungkiri dapat membahayakan nyawa seseorang. Pengaruh infeksi yang tidak langsung ditanggulangi sangat tinggi untuk membuat kematian. Oleh sebab itu, jika anda merasa ada yang tidak beres karena penggunaan tampon yang anda lakukan, maka segeralah melakukan pemeriksaan lebih lanjut di bawah arahan dokter.

Itulah tadi informasi mengenai bahaya tampon yang tidak bertanggung jawab. Bahkan kematian saja bisa dihasilkan olehnya. Itulah sebabnya juga anda harus memperhatikan bagaimana dapat bertanggung jawab dalam menggunakan tampon dengan tepat, sehingga ada banyak bahaya yang bisa anda hindari.

Baca Juga:

Demikianlah informasi mengenai tampon dan segala informasinya. Semoga dengan mengetahui tampon dan segala informasinya mulai dari definisinya, manfaatnya, cara menggunakannya, efek samping dan bahayanya, anda dapat lebih bertanggung jawab dalam menggunakan tampon. Pilihan menggunakan tampon walau masih jarang, tidak salah untuk anda lakukan. Tetap sehat dengan cara yang anda pilih merupakan tujuan utama anda.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Kesehatan