Sponsors Link

15 Penyebab Keputihan Gatal dan Bau Sangat Mengganggu

Sponsors Link

ads

Penyebab keputihan gatal merupakan informasi penting yang perlu anda ketahui. Mengetahui penyebab keputihan dapat membantu anda untuk menemukan cara penanggulangan yang tepat. Keputihan sebenarnya masih termasuk gejala yang normal untuk wanita, jika masih berada dalam batas-batas tertentu. Sayangnya, terdapat juga keputihan yang berbahaya dan dapat mengancam kesehatan wanita.

Baca Juga:

Keputihan sehat atau tidak sehat dapat diiketahui dari ciri-ciri fisiknya. Memperhatikan ciri-ciri tersebut, anda dapat mengetahui apakah keputihan tersebut normal atau tidak. Salah satu ciri-ciri keputihan tersebut biasanya adalah rasa gatal. Rasa gatal berlebihan ini dapat menunjukkan ciri-ciri yang tidak baik juga. Oleh karena itu, penting bagi anda yang sering merasakan gatal saat keputihan untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab dari keputihan gatal tersebut. Pada bagian selanjutnya, akan dijelaskan mengenai beberapa penyebab dari keputihan gatal. Simaklah penjelasannya berikut ini.

Penyebab Keputihan Gatal yang Sering Menyerang

Setelah mengetahui bahwaa penyebab dari keputihan gatal penting untuk diketahui, berikut ini beberapa penyebab dari keputihan gatal yang dapat kamu pelajari. Masing-masing penyebab gatal tersebut akan menimbulkan rasa gatal di sekitar vagina dengan kadar yang berbeda-beda. Bagaimana rasa gatal tersebut dirasakan dan cara penanggulangannya juga akan dipelajari dalam daftar berikut ini.

  1. Infeksi Jamur

Penyebab dari keputihan gatal yang paling umum adalah akibat infeksi jamur di sekitar vagina anda. Jamur atau juga fungsi merupakan organisme yang akan menimbulkan keputihan yang berwarna putih. Warna keputihan ini dari teksturnya memiliki kemiripan dengan tekstur keju lembut berwarna putih. Sebenarnya keberadaan jamur adalah normal di sekita vagina, jika berada dalam batasan yang normal pula. Sayangnya, rasa gatal yang terjadi di vagina menunjukkan ada yang tidak normal degan kondisi jamur di vagina. Perkembangan jamur tersebut telah melebihi batas normal, dan mengganggu pH murni dari vagina anda. Jamur  terus terbentuk dan jumlahnya semakin banyak. Sebenarya, kondisi pertambahan jamur pada vagina dalam jumlah yang tidak normal dapat disebabkan oleh alasan lain. Alasan-alasan tersebut antara lain adalah penyebab dari keputihan gatal oleh diabetes, antibiotik, dan penggunaan obat kontrasepsi.

Baca Juga:

  1. Perubahan Keseimbangan Bakteri

Perubahan dalam banyaknya bakteri di organ reproduksi vagina merupakan salah satu penyebab dari keputihan gatal. Keadaan yang dinamakan Bacterial Vaginosis ini adalah kondisi infeksi pada vagina yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri anaerob yang jumlahnya tidak seimbang itulah yang menyebabkan bakteri baik lactobacili menjadi kalah fungsinya. Pengaruh dari bakteri anaerob pada kesehatan organ reproduksi anda adalah mempengaruhi keputihan jadi tidak sehat. Keputihan akan memiliki ciri-ciri seperti teksturnya kental, memiliki bau tida sedap cenderung amis dan menyengat. Seperti diketahui, perilaku seksual yang tidak baik merupakan penyebab utama dari ketidakseimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat ini. Itulah sebabnya menjaga keseimbangan bakteri antara bakteri baik dan jahat perlu dijaga.

  1. Trikomoniasis

Selain infeksi jamur ataupun infeksi bakteri, salah satu penyebab dari keputihan gatal lainnya adalah infeksi akibat protozoa. Protozoa adalah organisme yang memiliki sel tunggal dan menyebabkan keputihan yang dialami seseorang menjadi tidak sehat. Infeksi oleh protozoa ini dikenal juga sebagai trikomoniasis. Ciri-ciri seseorang terkena infeksi protozoa adalah keputihan memiliki warna kuning yang kehijauan, baunya menyengat, dan terjadi rasa gatal juga kulit meradang di sekitar vagina anda. Apa yang menjadi cara penyebaran dari infeksi protozoa ini? Biasanya perilaku seksual yang tidak sehat menjadi salah satu latar belakang terjadinya infeksi di sekitar vagina anda. Selain itu, kebiasaan bergonta-ganti handuk pun menjadi salah satu penyebab infeksi protozoa yang menyebabkan keputihan menjadi gatal.

Sponsors Link

  1. Terjadi Iritasi

Iritasi akibat faktor eksternal merupakan salah satu penyebab dari keputihan gatal. Bagaimana iritasi bisa terjadi pada daerah sekitar vagina anda? Iritasi di sekitar daerah organ reproduksi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab yang pertama mungkin adalah kebiasaan menyiram toilet setelah buang air. Menyiram air toilet pada daerah vagina lalu membersihkannya dengan kertas toilet mungkin menyebabkan iritasi. Hal ini dilatarbelakangi oleh bahan kertas yang tidak nyaman atau air yang tidak bersih terhapuskan oleh kertas. Penyebab lain dari iritasi di daerah vagina adalah penggunaan dari bahan-bahan kimia seperti sabun di area kewanitaan. Sabun yang tidak cocok akan menyebabkan daerah sekitar vagina menjadi terkena iritasi. Itulah mengapa iritasi harus dicegah dengan memilih barang-barang secara hati-hati jika akan digunakan pada daerah sekitar organ reproduksi wanita.

Baca Juga:

  1. Efek Menopause

Seperti diketahui, menopause merupakan fase akhir dari haid yang dialami oleh wanita. Keadaan haid yang mendapati masa waktu akhirnya memiliki banyak gejala baik sebelum maupun sesudahnya. Salah satu gejala tersebut adalah munculnya keputihan yang gatal di daerah organ reproduksi anda. Penyebab dari keputihan gatal sebagai efek menopause ini adalah terjadinya penurunan kadar estrogen. Kadar estrogen yang terus menurun ini menyebabkan mukosa mengalai penipisan. Penipisan dari mukosa kemudian menyebabkan vagina menjadi kering. Itulah mengapa vagina yang kering menjadi lebih mudah iritasi, lalu terjadilah gatal-gatal. Perawatan kembali untuk mengembalikan kelembaban sebagai efek dari menopause harus dilakukan. Jika tidak, tentunya keputihan gatal akan menyerang anda dan cukup parah keadaannya.

  1. Terkena Stress

Penyebab dari keputihan gatal selanjutnya adalah terkena stress. Stress merupakan kondisi yang tidak dapat dipungkiri sangat banyaknya akibatnya untuk kesehatan seseorang. Seperti diketahui, keputihan yang gatal akan sangat mengganggu aktivitas seorang wanita. Akan tetapi, tidak banyak yang mengetahui bahwa penyebab dari keputihan gatal yang utama adalah keadaan stress. Stress merupakan kondisi fisik dan emosional yang tertekan. Mengapa hal ini dapat menyebabkan keputihan? Penyebab utamanya adalah karena stress dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Jika sistem kekebalan tubuh anda berkurang, tentunya anda akan lebih mudah terkena penyakit, seperti infeksi akibat jamur, bakteri, ataupun protozoa. Jika infeksi tersebut telah menyerang, wajar rasanya jika seseorang kemudian pun terkena keputihan yang gatal dan mengganggu.

  1. Mengalami Penyakit Kulit

Ternyata penyakit kulit adalah salah satu penyebab dari keputihan gatal yang banyak dialami oleh wanita. Penyakit kulit tersebut diantaranya adalah penyakit jenis psoriasis dan eksim. Bagaimana hubungannya penyakit kulit ini dengan keputihan? Eksim misalnya adalah kondisi kulit yang muncul ruam-ruam dengan ciri-ciri seperti gatal, bersisik, dan kemerahan. Awalnya ruam mungkin akan muncul di daerah paha atau selangkangan, sayangnya kondisi ini dapat menyebar hingga ke daerah vagina. Kondisi vagina dengan ruam gatal, bersisik, dan kemerahan tersebut kemudian juga akan dilengkapi oleh keputihan. Kondisi ini memang terlihat sederhana namun sangat membahayakan jika tidak ditanggulangi. Oleh karena itu, segera lakukan pembersihan rutin pada daerah sekitar vagina anda untuk mencegah terjadinya keputihan gatal anda.

Itulah tadi beberapa penyebab dari keputihan gatal yang umum terjadi pada seseorang. Jika sudah mengetahui apa saja penyebab keputihan gatal tersebut, maka penting untuk anda kemudian dapat membedakan mana keputihan yang sehat dan tidak sehat melalui ciri-cirinya. Apa saja ciri-ciri keputihan? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga:

Mengenal Ciri-ciri Keputihan yang Normal

Seperti telah disampaikan mengenal penyebab dari keputihan gatal, diketahui terlebih dahulu dengan mengenal ciri-ciri dari keputihan yang normal dan tidak. Keputihan yang normal atau tidak dapat anda tentukan dengan membandingkannya dengan ciri-ciri keputihan normal berikut ini.

1. Warna Keputihan

Ciri pertama yang dapat diketahui dari keputihan adalah melalui warnanya. Warna keputihan seseorang yang normal adalah yang memiliki warna bening hingga mendekati putih. Jika memiliki warna normal seperti tersebut di atas, tentunya tidak akan menyebabkan rasa gatal. Lain jika keputihan tersebut berwarna kuning dan terasa gatal. Warna kuning dan rasa gatal tersebut dilatarbelakangi oleh penyebab dari keputihan gatal yaitu infeksi di daerah sekitar vagina.

2. Bau Keputihan

Keputihan yang sehat adalah keputihan yang tidak berbau tajam, bahkan tidak berbau sama sekali. Jadi selain ciri warna keputihan, ciri bau dari keputihan yang anda alami pun perlu diperhatikan. Bau dari keputihan yang normal adalah tidak memiliki bau yang menyengat. Bau menyengat tersebut merupakan efek dari bakteri yang jumlahnya berlebihan di daerah sekitar organ reproduksi wanita. Lalu bagaimana ciri-ciri bau keputihan yang tidak sehat? Bau keputihan biasanya akan sangat menyengat dan terkesan asam.

ads

3. Tekstur Keputihan

Melihat keputihan normal atau tidak juga dapat diketahui dari tekstur yang dimilikinya. Tekstur keputihan yang normal adalah tidak terlalu kental dan juga tidak terlalu cair. Keputihan yang terlalu cair seperti lendir, biasanya akan menunjukkan terjadinya infeksi pada bagian organ reproduksi seorang wanita. Anda dapat mengetahui tekstur keputihan yang anda alami dengan memeriksanya sendiri. Jika tidak sesuai kondisi yang normal, maka anda perlu melakukan pemeriksaan untuk menanggulangi keputihan tidak sehat yang anda alami.

Baca Juga:

4. Rasa Nyeri saat Keputihan

Jika keputihan yang anda alami adalah keputihan normal, maka tentunya tidak akan ada rasa nyeri yang anda alami. Rasa nyeri pada perut ini menunjukkan adanya gangguan dalam sistem reproduksi anda. Karena keputihan yang normal seharusnya tidak dilengkapi dengan rasa nyeri, maka ada kemungkinan rasa nyeri saat keputihan tersebut merupakan tanda bahwa ada penyebab dari keputihan gatal yang menyerang anda. Bisa saja berupa infeksi, iritasi, dan hal-hal lainnya.

5. Rasa Gatal saat Keputihan

Keputihan yang normal adalah keputihan yang tidak diikuti oleh rasa gatal di daerah sekitar organ reproduksi vagina anda. Jika terdapat rasa gatal, maka mungkin salah satu penyebab dari keputihan gatal yang disebutkan di atas sedang menyerang anda. Jika memang keputihan disertai dengan rasa gatal, maka anda perlu melakukan upaya pengobatan untuk menanggulanginya. Lakukanlah pemeriksaan pada dokter untuk mendapatkan resep obat untuk infeksi anda ataupun produk perawatan lainnya. Upaya ini mungkin dapat mengurangi rasa gatal yang anda rasakan akibat dari keputihan.

Demikianlah beberapa informasi mengenai ciri-ciri keputihan yang normal. Setelah mengetahui ciri-ciri tersebut, maka berikut ini akan dijelaskan bagaimana menanggulangi serta mencegah penyebab dari keputihan gatal yang banyak diderita oleh para wanita yang sudah menstruasi. Penjelasannya akan disampaikan pada bagian di bawah ini.

Baca Juga:

Menanggulangi dan Mencegah Penyebab Keputihan Gatal

Setelah mengetahui informasi mengenai macam-macam penyebab dari keputihan gatal sebelumnya, berikut ini akan dijelaskan informasi umum mengenai penyebab tersebut dan bagaimana cara menanggulangi serta mencegahnya. Simaklah penjelasannya berikut ini.

  1. Menanggulangi Keputihan Gatal akibat Infeksi Jamur

Keputihan akibat infeksi jamur dikenal juga dengan istilah Candida Albicans. Infeksi jamur diketahui juga dapat menyerang daerah sekitar vagina. Jika sudah begitu, maka keputihan gatal pun tidak dapat dihindari keberadaannya. Itulah mengapa infeksi jamur diketahui sebagai salah satu penyebab dari keputihan gatal. Mengenal keputihan akibat dari infeksi jamur dapat anda ketahui melalui daftar di bawah ini:

  • Keputihan memiliki warna putih yang kekuningan seperti susu vanilla.
  • Keputihan tersebut teksturnya sangatlah kental.
  • Keputihan memiliki bau yang sangat menyengat namun tidak sedap (memiliki ciri khas).
  • Keputihan tersebut sangat terasa gatal di daerah sekitar vulva pada bagian organ reproduksi anda.

Jika ciri-ciri keputihan yang anda alami sudah identik dengan keputihan akibat dari infeksi jamur ini, maka anda harus melakukan pengobatan. Salah satu pengobatan dokter yang banyak dilakukan untuk menanggulangi keputihan gatal ini adalah dengan melakukan vaginal swab. Proses penanggulangan ini dilakukan dengan mengambil sampel dari keputihan anda. Sampel tersebut akan diperiksa untuk diketahui jamur yang menyebabkannya. Jika sudah diketahui, maka dokter akan memberikan anti jamur yang sesuai untuk mengobati keputihan tersebut. Anti jamur biasanya berupa obat yang dioleskan pada daerah sekitar vagina bahkan ke dalam vagina anda.

Baca Juga:

Jika anda ingin mencegah infeksi jamur ini datang kembali, maka anda harus menjaga kebersihan daerah sekitar vagina anda. Berikut ini tips-tips yang dapat anda ikuti untuk mencegah terjadinya infeksi jamur pada bagian vagina anda:

  • Pertama, gunakanlah celana dalam yang bahannya nyaman dan tidak pengap.
  • Kedua, hindarilah penggunaan celana dalam yang basah atau lembab.
  • Ketiga, pakailah celana dalam setelah vagina anda benar-benar kering setelah buang air kecil.
  • Keempat, lakukanlah pembilasa vagina dari arah depan ke belakang untuk menghindari jamur menumpuk pada bagian vagina.
  • Kelima, jangan menggunakan produk pembersih vagina yang menyebabkan pH murni vagina anda menjadi berubah.
  • Keenam, hindari konsumsi alkohol yang dapat menyebabkan jamur berkembang biak di saluran pembuangan anda.
  1. Menanggulangi Keputihan Gatal akibat Infeksi Bacterial Vaginosis

Keputihan yang dipengaruhi oleh keadaan infeksi bakteri dikenal juga sebagai bacterial vaginosis. Keadaan ini dipengaruhi oleh jumlah bakteri baik yang kalah oleh jumlah bakteri jahat di daerah sekitar vagina. Jika vagina sudah mengalami ketidakseimbangan jumlah bakteri, maka wajar saja keputihan dapat datang dan menimbulkan rasa gatal yang cukup parah. Untuk mengetahui perbedaan keputihan gatal akibat bakteri dan jamur, perhatikanlah ciri-ciri berikut ini:

  • Keputihan memiliki warna keputihan yang mendekati juga varna abu-abu.
  • Keputihan tersebut teksturnya sangatlah encer seperti lendir.
  • Keputihan memiliki bau yang sangat menyengat cenderung juga baunya amis.
  • Keputihan tersebut sangat terasa gatal di daerah sekitar vulva pada bagian organ reproduksi anda.

Jika ciri-ciri keputihan yang anda alami sudah identik dengan keputihan akibat dari bacterial vaginosis tersebut, maka anda harus melakukan pengobatan. Salah satu pengobatan dokter yang banyak dilakukan untuk menanggulangi keputihan gatal ini adalah dengan mengonsumsi antibiotik. Proses penanggulangan ini dilakukan dengan memeriksakan diri pada dokter terlebih dahulu. Pemeriksaan pada dokter dilakukan untuk memastikan, apakah keputihan gatal yang terjadi merupakan benar akibat dari infeksi bakteri. Jika sudah, tentunya dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengusir bakteri jahat di sekitar vagina. Antibiotik ini tidak boleh anda konsumsi sembarangan. Anda harus mengonsumsinya sesuai dosis yang diberikan dokter dan harus dihabiskan.

Baca Juga:

Jika anda ingin mencegah bacterial vaginosis ini datang kembali, maka anda harus menjaga kebersihan daerah sekitar vagina anda. Berikut ini tips-tips yang dapat anda ikuti untuk mencegah terjadinya bacterial vaginosis pada bagian vagina anda:

  • Pertama, hindarilah hubungan seks dengan cara oral.
  • Kedua, jangan melakukan seks dengan pasangan yang berbeda-beda (berganti-ganti pasangan).
  • Ketiga, jagalah kebersihan organ reproduksi vagina anda dengan membersihkannya setiap selesai buang air dan berhubungan seksual.
  • Keempat, hindarilah kebiasaan tidak bersih seperti jarang mengganti pakaian dalam
Sponsors Link

  1. Menanggulangi Keputihan Gatal akibat Trikomoniasis

Satu lagi penyebab keputihan gatal yang perlu diketahui cara penanggulangan dan pencegahannya adalah keputihan akibat trikomoniasis. Trikomoniasis merupakan keputihan yang disebabkan oleh pengaruh protozoa di sekitar daerah organ reproduksi. Perbedaan dari keputihan jenis ini cukup mencolok dengan keputihan jenis lainnya. Perhatikanlah ciri-ciri berikut ini untuk mengetahui jenis keputihan yang anda derita termasuk keputihan akibat trikomoniasis atau bukan.

  • Keputihan memiliki warna keputihan yang kuning kehijauan dan sangat mencolok warnanya.
  • Keputihan tersebut teksturnya sangatlah kental juga cenderung lekat dengan erat pada pakaian dalam yang dikenakan.
  • Keputihan memiliki bau yang sangat menyengat cenderung sangat khas di hidung.
  • Keputihan tersebut sangat terasa gatal di daerah sekitar vulva pada bagian organ reproduksi anda.

(Baca Juga: Cara Menjadi Wanita Sukses , Tips Menjadi Wanita Karir)

Jika ciri-ciri keputihan yang anda alami sudah identik dengan keputihan akibat dari trikomoniasis ini, maka anda harus melakukan pengobatan. Salah satu pengobatan dokter yang banyak dilakukan untuk menanggulangi keputihan gatal ini adalah dengan mengonsumsi antibiotik dan melakukan perawatan rutin dengan petunjuk dokter. Proses penanggulangan ini pertama-tama dilakukan dengan melakukan pemeriksaan pada dokter. Kemudian dokter akan mengambil sampel dari keputihan yang anda alami untuk diperiksa di laboratorium. Dokter dapat mengetahui protozoa penyebab dari keputihan gatal melalui pemeriksaan ini. Jika sudah dokter akan memberikan antibiotik untuk dikonsumsi hingga habis. Jika tidak habis, maka protozoa akan menjadi kebal dan semakin sulit untuk dibasmi. Oleh karena itu, konsumsilah antibiotik yang diresepkan pada anda hingga habis. Kemudian juga, dapat dilakukan perawatan untuk menjaga kebersihan vagina. Perawatan ini dapat dilakukan dengan mengikuti upaya-upaya pencegahan seperti di bawah ini.

Baca Juga:

Jika anda ingin mencegah trikomoniasis datang kembali, maka anda harus menjaga kebersihan daerah sekitar vagina anda. Berikut ini tips-tips yang dapat anda ikuti untuk mencegah terjadinya penyebab dari keputihan gatal pada bagian vagina anda:

  • Pertama, hindarilah hubungan seksual secara bebas (free sex) yang menyebabka penyebaran jamur, bakteri, serta virus-virus lainnya menjadi sangat mudah terjadi.
  • Kedua, jagalah kebersihan vagina dan daerah sekitarnya dengan rutin.
  • Ketiga, bersihkanlah vagina hingga kering untuk menghindari pH yang terganggu akibat pakaian dalam yang basah.
  • Keempat, konsumsilah makanan yang sehat untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit.
  • Kelima, gantilah pembalut secara rutin saat sedang menstruasi

Itulah tadi beberapa informasi mengenai penyebab dari keputihan gatal. Informasi mengenai cara penanggulangan, pencegahan, serta ciri-ciri dari penyebab keputihan gatal dan tidak normal ini perlu anda diperhatikan. Lakukanlah pencegahan jika anda belum pernah mengalaminya dan mintalah bantuan dokter untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat!

, ,
Oleh :